BRI Liga 1: Tantang Barito Putera, Bek Arema Berharap Hujan Tak Pengaruhi Kondisi Lapangan

·Bacaan 2 menit

Bola.com, Bantul - Hampir setiap laga BRI Liga 1 saat ini dimainkan dalam kondisi hujan. Pemain Arema FC mengaku jika beberapa laga terakhir mereka harus mengeluarkan tenaga lebih banyak karena cuaca yang kurang bersahabat.

Pada Selasa (23/11/2021), di Stadion Sultan Agung, Bantul, kemungkinan mereka harus main dalam kondisi hujan lawan Barito Putera.

Bek Arema, Bagas Adi menyadari cuaca memang tak bisa diprediksi. Namun punya satu harapan ketika main dalam kondisi hujan.

“Meski hujan lebat, kami tetap berusaha main seperti biasa. Semoga, hujan tak mempengaruhi kondisi lapangan. Karena yang bikin main kurang enak kalau lapangan terlalu becek atau banjir,” kata mantan kapten Timnas Indonesia U-19 ini.

Bagas sendiri selalu tampil penuh dalam 12 laga yang sudah dijalani Arema FC di Liga 1. Khusus di seri ketiga, jadwal yang ada sangat mepet. Semua tim harus main dua kali dalam sepekan. Jika terus bermain dalam kondisi hujan, tentu stamina mereka akan menurun.

“Memang jadwalnya padat saat ini. Tapi kami sudah dapat program dari fisioterapi dan dokter tim. Jadi kami tinggal jalani program recovery,” lanjut Bagas.

Laga Sebelumnya

Rizky Dwi Febrianto (kanan) bersama Bagas Adi Nugroho dalam sesi latihan.
Rizky Dwi Febrianto (kanan) bersama Bagas Adi Nugroho dalam sesi latihan.

Berkaca dari laga sebelumnya melawan Persik Kediri, Arema FC sempat tertekan ketika main dalam kondisi hujan deras. Permainan bola-bola pendek tak bisa berjalan.

Mereka kesulitan membangun serangan. Pastinya ini sudah diantisipasi pelatih Eduardo Almeida. Namun dia masih merahasikan pola seperti apa yang akan dipakai saat hujan.

Berharap Tak Kebobolan Lagi

Bek Arema FC, Bagas Adi Nugroho. (Bola.com/Iwan Setiawan)
Bek Arema FC, Bagas Adi Nugroho. (Bola.com/Iwan Setiawan)

Ketika kondisi hujan, gawang Arema juga rawan kebobolan karena kiper Adilson Maringa maupun para pemain belakang kesulitan mengansitipasi bola saat lapangan licin.

“Setiap pertandingan pasti kami berharap tidak kebobolan,” tegasnya.

Dalam empat laga terakhir, gawang Arema sudah kemasukan 7 gol. Tergolong banyak jika dibandingkan dengan seri pertama lalu. Namun Bagas menegaskan jika gol yang bersarang ke gawang Arema bukan semata lengahnya kiper atau pemain belakang.

“Seluruh pemain yang di lapangan ikut terlihat dalam sistem pertahanan. Jadi tidak bisa disalahkan pemain belakang atau kipernya saja,” sambung dia.

Intip Posisi Tim Favoritmu

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel