BRI Liga 1: Tantang Bhayangkara FC, Madura United Terteror Ketajaman King Eze

·Bacaan 2 menit

Bola.com, Jakarta - Madura United menaruh kewaspadaan besar terhadap striker Bhayangkara FC, Ezechiel N’Douassel. Striker berpaspor Chad itu selalu tampil membahayakan pertahanan lawan dengan performanya di lini depan.

Tim Laskar Sape Kerap itu dijadwalkan bakal berjumpa dengan Bhayangkara FC dalam pekan ketiga BRI Liga 1 2021/2022 di Stadion Si Jalak Harupat, Bandung, Sabtu (18/9/2021) sore.

Pelatih Madura United, Rahmad Darmawan, mengakui striker berjulukan King Eze itu merupakan sosok yang perlu mendapat perhatian ekstra dari para pemainnya dalam pertandingan ini.

“Tentu kami harus mewaspadai pergerakannya. Soalnya dia (Ezechiel N’Douassel) memiliki insting gol yang tinggi dan postur yang bagus, serta penempatan yang juga bagus,” ujar arsitek tim yang karib disapa RD itu, Jumat (17/9/2021).

King Eze menduduki posisi teratas dalam daftar pencetak gol terbanyak dengan kontribusi tiga gol. Catatan itu hanya disamai oleh striker asal Brasil milik Persiraja Banda Aceh, Paulo Henrique.

Raihan tiga gol dalam dua pertandingan telah menjadi bukti bahwa King Eze adalah striker yang tidak boleh dipandang sebelah mata. Dia selalu memberi kejutan lewat golnya sejak masih berseragam Persib Bandung hingga kini hijrah ke Bhayangkara.

Renan Silva Juga Berbahaya

Liga 1 - Ilustrasi Logo Madura United BRI Liga 1 (Bola.com/Adreanus Titus)
Liga 1 - Ilustrasi Logo Madura United BRI Liga 1 (Bola.com/Adreanus Titus)

RD merasa Bhayangkara masih memiliki beberapa pemain lain yang juga tidak boleh lepas dari pengawasan pemain Madura United. Gelandang Renan Silva juga termasuk nama yang memiliki pergerakan membahayakan.

“Kami mengantisipasi kelebihan lawan, ada beberapa pemain kunci mereka tentu harus mendapat perhatian ekstra. Kami juga harus mewaspadai pemain yang mungkin membuat kejutan di pertandingan besok,” ucap pelatih berlisensi AFC Pro itu.

“Mereka tidak hanya punya N’Douassel dan Silva, tapi ada banyak sekali pemain-pemain bertitel timnas. Adam Alis, Sani Rizki, Andik Vermansah, di sana. Saya pikir kami harus mengawasi pemain mereka sebagai kerja sebuah tim ketika hilang bola,” imbuhnya.

Benahi Penyelesaian Akhir

Rahmad Darmawan, pelatih Madura United. (Bola.com/Aditya Wany)
Rahmad Darmawan, pelatih Madura United. (Bola.com/Aditya Wany)

Madura United sedang fokus untuk membenahi penyelesaian akhir untuk memetik tiga poin perdana di BRI Liga 1 2021/2022. Maklum, Laskar Sape Kerap belum berhasil menang dalam dua pekan pertama kompetisi kasta tertinggi sepak bola Indonesia itu.

Tim arahan Rahmad Darmawan itu baru mengantongi dua poin dari dua pertandingan. Mereka selalu meraih hasil imbang dengan hasil identik 1-1, masing-masing melawan Persikabo 1973 dan PSM Makassar.

Penyelesaian akhir para pemain menjadi masalah yang harus diselesaikan oleh Madura United. Sebab, tim asuhan Rahmad Darmawan ini terhitung sebagai tim yang agresif dan mampu memberi tekanan kepada tim lawan sepanjang pertandingan.

“Kami banyak melakukan variasi serangan. Ada peluang yang semestinya dikonversi menjadi gol. Tapi, kurang sedikit tenang di situasi itu dan berharap kami terus bisa memperbaiki kualitas finishing sebelum pertandingan selanjutnya,” kata Rahmad Darmawan.

Madura United hanya membukukan sepasang gol hingga pekan kedua ini. Padahal ada sembilan percobaan yang tepat sasaran dari 22 tembakan. Peluang dari bola mati seperti tendangan sudut juga diperolehnya, yaitu sebanyak 12 kali.

Yuk Tengok Posisi Madura United

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel