BRI Liga 1: Tren Pergantian Pelatih Tak Melulu Langsung Berbuah Hasil

·Bacaan 3 menit

Bola.com, Yogyakarta - BRI Liga 1 2021/2022 cukup kejam bagi para pelatih dari tim-tim yang menjadi kontestan. Hingga saat ini, sudah ada lima klub yang berganti juru taktik. Padahal BRI Liga 1 musim ini baru berjalan 12 pekan.

Borneo FC adalah tim pertama yang memutuskan berganti pelatih. Namun, Pesut Etam tidak memecat pelatihnya, melainkan Mario Gomez yang memutuskan mundur secara sepihak dari tim asal Samarinda tersebut.

Posisi Mario sempat diisi Ahmad Amiruddin sebagai caretaker. Tim berjulukan Pesut Etam itu kemudian menunjuk Risto Vidakovic sebagai pelatih tetap.

Prestasi Borneo FC di bawah asuhan Vidakuvic tidak bisa dibilang spesial. Sejauh ini Francisco Torres dkk. berada di peringkat kesembilan dalam klasemen sementara BRI Liga 1 2021/2022 dengan 16 poin.

Tim kedua yang memutuskan mengganti pelatihnya adalah Persik Kediri. Tim berjulukan Macan Putih itu tampak tak tahan lagi dengan Joko Susilo. Berada di bawah asuhan Joko, Persik memang sempat terjerembab di zona degradasi.

Kini Persik ditangani pelatih yang sebenarnya minim pengalaman, yaitu Javier Roca. Mantan gelandang Persitara Jakarta Utara itu punya beban berat. Roca bertugas mengangkat Persik yang saat ini masih ada di posisi ke-16 dalam klasemen sementara, atau masih berada di zona merah.

Setelah itu ada Hendri Susilo. Sosok ini cukup kontroversial karena sejak awal kapasitanya menangani klub Liga 1 dipertanyakan. Ia tidak memiliki lisensi kepelatihan AFC Pro yang menjadi syarat bagi pelatih di kasta Liga 1.

Dengan materi yang pas-pasan, Persiraja asuhan Hendri tak bisa beranjak dari posisi juru kunci di klasemen BRI Liga 1. Hal itu membuat manajemen Persiraja gerah dan memecatnya pada akhir Oktober 2021.

Menariknya, hingga kini Persiraja masih belum memiliki sosok pelatih baru. Tim yang identik dengan warna jingga itu masih mengandalkan Akhyar Ilyas yang diberi tugas sementara sebagai caretaker. Posisi Persiraja pun belum beranjak dari dasar klasemen BRI Liga 1 dan disebut sebagai calon kuat kembali ke Liga 2 musim depan.

Duo Juara pun Dipecat

Rahmad Darmawan dan Jacksen F Tiago (Bola.com/Adreanus Titus)
Rahmad Darmawan dan Jacksen F Tiago (Bola.com/Adreanus Titus)

Pemecatan pelatih di BRI Liga 1 tak hanya menyasar pelatih-pelatih "biasa" saja. Mereka yang pernah mengukir sejarah dengan menjadi juara juga tak luput dari pemecatan.

Siapa yang tak kenal kiprah Rahmad Darmawan. Pelatih asal Lampung itu beberapa kali membawa Sriwijaya FC juara di ajang liga maupun Copa Indonesia. Namun, ia juga harus kehilangan pekerjaan di Madura United.

Tim yang bermarkas di Stadion Gelora Ratu Pamelingan itu memang tampil buruk di musim ini. Menariknya, pemecatan Rahmad dipastikan setelah Madura kalah 1-2 dari Persita Tangerang pada 6 November lalu. Dalam laga itu pencetak gol kemenangan Persita adalah Herwin Tri Saputra yang merupakan menantu pelatih yang karib disapa RD itu.

Beruntung, RD tak harus menunggu lama untuk menjadi pengangguaran. Hanya beberapa hari setelah dipecat Madura United, ia langsung didapuk untuk menjadi pelatih klub Liga 2, Rans Cilegon FC.

Nama besar lain yang menjadi korban pemecatan di BRI Liga 1 musim ini adalah Jacksen Tiago. Pelatih asal Brasil tersebut bisa dikatakan sebagai pelatih asing tersukses di Indonesia. Sejauh ini Jacksen sukses tiga kali menjadi juara di kasta tertinggi sepak bola Indonesia sebagai pelatih.

Namun, pada musim ini penampilan tim asuhan Jacksen, Persipura Jayapura, memang melempem. Mutiara Hitam ada di posisi kedua dari bawah klasemen sementara BRI Liga 1 musim ini. Persipura hanya mengumpulkan lima poin dari 12 pertandingan. Jacksen pun dipecat setelah Persipura kalah dari Borneo FC pada 18 November 2021 lalu.

Peta Persaingan BRI Liga 1

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel