BRI Liga 1: Trisula Lini Depan Arema Masih Butuh Waktu Dapatkan Chemistry

·Bacaan 2 menit

Bola.com, Jakarta - Arema FC punya trisula di lini depan pada BRI Liga 1 2021/2022. Trisula tersebut adalah Kushedya Hari Yudo, Dedik Setiawan dan Carlos Fortes.

Secara individu, kemampuan ketiganya tak perlu diragukan. Dedik dan Yudo berstatus pemain Timnas Indonesia. Sedangkan Fortes saat ini jadi pemain tersubur dengan lima gol. Tapi saat ketiganya diturunkan bersamaan, justu hasilnya kurang memuaskan.

Itu terbukti saat Arema FC melawan Madura United, 1 November lalu. Ketiganya turun sebagai starter. Fortes dan Yudo sebagai striker. Sedangkan Dedik sedikit melebar sebagai sayap.

Pola serangan Arema tampak kurang mengigit. Ketiganya minim kolaborasi. Sepertinya, mereka masih butuh waktu untuk bisa tampil lebih kompak.

Justru salah salah satu dari mereka keluar lapangan, kerja sama lebih terlihat. Waktu itu Dedik yang digantikan M. Rafli. Gol pertama pun dicetak Yudo hasil umpan matang Fortes. Hadirnya Rafli yang punya karakter bisa menahan dan membagi bola membuat kerja sama di lini depan lebih hidup.

Beberapa waktu lalu, Yudo mengakui jika dirinya masih beradaptasi. Namun seiring berjalannya waktu, chemistry mulai ada diantara mereka. "Masih proses adaptasi untuk terus lebih baik,” kata Yudo.

Asisten pelatih Arema FC, Kuncoro juga mengakui para pemain di lini depan butuh waktu lebih lama untuk main bersama. "Dulu waktu di Piala Menpora, ketika Dedik dan Yudo main bersama, mereka terlalu liar. Karena karakternya sama. Kalau sudah sering main bareng, pasti nanti bisa saling mengerti,” ujar Kuncoro.

Pelatih kepala Arema, Eduardo Almeida beberapa kali memberikan kesempatan kepada trisula ini. Dia punya keyakinan jika ketiganya bisa lebih menakutkan dari sekarang.

Sudah Dicoba Sejak Pekan Pertama

Carlos Fortes benar-benar menjadi mesin gol mematikan bagi Arema FC. Penyerang yang lihai mencari ruang dan punya naluri mencetak gol ini telah mengoleksi 5 gol dari 9 laga di BRI Liga 1. Hal tersebut membuat Singo Edan mampu menempati posisi ke-4 klasemen sementara. (Bola.com/Bagaskara Lazuardi)
Carlos Fortes benar-benar menjadi mesin gol mematikan bagi Arema FC. Penyerang yang lihai mencari ruang dan punya naluri mencetak gol ini telah mengoleksi 5 gol dari 9 laga di BRI Liga 1. Hal tersebut membuat Singo Edan mampu menempati posisi ke-4 klasemen sementara. (Bola.com/Bagaskara Lazuardi)

Trisula ini sebenarnya sudah dijajal sejak pekan pertama BRI Liga 1 2021/2022. Lawan PSM Makassar dan Bhayangkara FC mereka jadi strarter. Tapi hasilnya, dua kali imbang dan tidak ada striker yang bisa mencetak gol.

Setelah itu, Almeida mengutak-atik komposisi lini depannya. Dedik dan Yudo bergantian dicadangkan. Baru di pekan kelima, Fortes bisa mencetak gol ketika main bersama Dedik dan Yudo dalam laga Arema FC lawan Persipura Jayapura.

Setelah itu, Fortes yang justru on fire ketika dua tandemnya dipanggil membela Timnas Indonesia. Sayang, setelah mencetak lima gol beruntun dari empat laga, Fortes dicadangkan dan produktifitasnya mandek.

Belum Temukan Chemistry

Kushedya Hari Yudo berhasil membuat Arema unggul. Bermula dari umpan Fortes, Yudo bisa menyambar bola. Meski sempat ditepis M. Ridho, dia berhasil melakukan rebound dengan kepalanya. (Bola.com/Bagaskara Lazuardi)
Kushedya Hari Yudo berhasil membuat Arema unggul. Bermula dari umpan Fortes, Yudo bisa menyambar bola. Meski sempat ditepis M. Ridho, dia berhasil melakukan rebound dengan kepalanya. (Bola.com/Bagaskara Lazuardi)

Pada pertandingan Arema kontra Persita Tangerang, Almeida coba menduetkan Dedik dan Yudo. Sementara Fortes memulai laga dari bangku cadangan.

Hasilnya Arema bermain imbang 2-2, tapi Yudo dan Dedik berhasil mencetak gol pertamannya musim ini. Sekarang, Almeida masih berharap trisula ini bisa menemukan chemistry dalam waktu dekat.

Sayangnya, pelatih asal Portugal ini enggan berkomentar banyak soal trisula lini depannya. "Saya tidak bisa berkomentar tentang pilihan strategi,” tegasnya.

Di Mana Posisi Arema Saat Ini?

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel