BRI Liga 1: Usai Persipura Degradasi, Yevhen Bokhasvili Masih Belum Tentukan Masa Depannya

·Bacaan 1 menit

Bola.com, Jakarta - Persipura Jayapura harus terdegradasi dari BRI Liga 1 2021/2022. Mereka menempati posisi 16 klasemen akhir.

Ada banyak pemain Persipura yang jadi buruan banyak klub lain setelah mereka terdegradasi. Satu di antaranya adalah Yevhen Bokhasvili.

Penyerang asal Ukraina itu tampil biasa saja di putaran pertama. Namun, di putaran kedua, Yevhen Bokhasvili tampil lumayan apik. Ia bisa mencetak delapan gol untuk Mutiara Hitam di sepanjang musim.

Meski demikian, Yevhen Bokhasvili masih belum menentukan ke mana ia akan melanjutkan karier. Ia masih menanti tawaran yang tepat. "Saya masih belum tahu, saya tunggu tawaran yang tepat," kata sosok yang akrab disapa Baha itu kepada Bola.com.

Yevhen Bokhasvili merupakan penyerang asal Ukraina. Namun, untuk sementara ia tidak bisa kembali ke Tanah Airnya itu. Eks pemain PSS Sleman ini untuk sementara tinggal di Polandia. Sebuah negara yang bertetangga dengan Ukraina.

"Saya di Polandia sekarang," ujarnya. "Kondisinya sangat buruk di Ukraina, saya tidak bisa masuk ke sana," jelas Baha.

Kembali ke PSS Sleman?

Striker PSS Sleman, Yevhen Bokhasvili. (Bola.com/Vincentius Atmaja)
Striker PSS Sleman, Yevhen Bokhasvili. (Bola.com/Vincentius Atmaja)

PSS Sleman adalah klub Indonesia pertama yang diperkuat Yevhen Bokhasvili. Ia memperkuat PSS di Liga 1 2019 yang lalu.

Saat itu, penampilan Baha lumayan bagus. Penyerang yang kini berusia 29 tahun itu saat itu mampu mencetak 16 gol dan empat assist untuk PSS.

Tampaknya penampilan lumayan apik itu membuat sosok Yevhen dirindukan oleh para pendukung PSS Sleman. Setiap kali Bokhasvili mengunggah sesuatu di Instagram, kolom komentarnya selalu dipenuhi komentar dari pendukung PSS.

Yuk Lihat Tabel Akhir Persaingan BRI Liga 1

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel