BRI Liga 1: Usai Telan Dua Kekalahan Beruntun, Aji Santoso Bertekad Bawa Persebaya Bangkit

Bola.com, Jakarta - Persebaya Surabaya bertekad segera memutus catatan negatif di BRI Liga 1 2022/2023. Setelah dua kekalahan beruntun, tim Kota Pahlawan membidik kemenangan kontra RANS Nusantara FC.

Persebaya akan menjamu RANS Nusantara FC pada pekan ke-10 BRI Liga 1 2022/2023, Kamis (15/09/2022) mendatang. Pertandingan rencananya bakal dihelat di Stadion Gelora Delta, Sidoarjo.

"Yang jelas kami harus bangkit melawan RANS, kami harus berusaha untuk menang," kata pelatih Persebaya, Aji Santoso, Senin (12/09/2022).

"Biar anak-anak termotivasi untuk bisa mendapatkan poin tiga di pertandingan sebelum kami libur 2 minggu," tegas juru taktik asal Kepanjen, Kabupaten Malang tersebut.

Jadikan Motivasi

<p>Para pemain Persebaya Surabaya merayakan gol ke gawang Bhayangkara FC yang dicetak Ahmad Nufiandani dalam babak penyisihan Grup C Piala Presiden 2022 antara Bhayangkara FC melawan Persebaya Surabaya di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Bandung, Senin (13/06/2022). (Bola.com/Bagaskara Lazuardi)</p>

Para pemain Persebaya Surabaya merayakan gol ke gawang Bhayangkara FC yang dicetak Ahmad Nufiandani dalam babak penyisihan Grup C Piala Presiden 2022 antara Bhayangkara FC melawan Persebaya Surabaya di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Bandung, Senin (13/06/2022). (Bola.com/Bagaskara Lazuardi)

Akan tetapi, Aji belum mau berbicara lebih jauh apa saja yang disiapkan untuk menghadapi RANS Nusantara FC. Termasuk bagaimana meladeni mantan pemainnya, Makan Konate.

"Nanti ya itu nanti bagian dari strategi kami lah yang tidak bisa saya sebutkan," Aji menambahkan.

"Tapi yang jelas saya sudah sampaikan kepada seluruh pemain menjadikan motivasi untuk bangkit melawan RANS," tandas pelatih berlisensi AFC Pro tersebut.

Aji Santoso Berbenah

Liga 1 - Ilustrasi Logo Persebaya Surabaya BRI Liga 1 (Bola.com/Adreanus Titus)
Liga 1 - Ilustrasi Logo Persebaya Surabaya BRI Liga 1 (Bola.com/Adreanus Titus)

Di sisi lain, Aji Santoso terus membenahi kekurangan timnya setelah kekalahan dari PSM Makassar. Pelatih 52 tahun tersebut memperbaiki kesalahan individual hingga agresivitas di lini serang.

Ya, dalam duel kontra PSM Makassar, hampir semua gol ke gawang Persebaya terjadi karena kesalahan sendiri. Seperti keterlambatan dalam melakukan sapuan hingga tangkapan yang kurang sempurna.

Persebaya juga gagal mencetak gol dalam pertandingan tersebut karena minimnya tembakan on target yang dilepaskan. Sehingga, dia juga mengasah shooting.

Sumber: Bola.net

Disadur dari: Bola.net (Mustopa Elabdy, published 13/09/2022)

Di Mana Posisi Persebaya Saat Ini?