BRI optimis kredit tumbuh 4-5 persen, ditopang dana pemerintah

Risbiani Fardaniah

PT Bank Rakyat Indonesia/BRI (Persero) Tbk optimistis realisasi kredit selama tahun 2020 tumbuh positif kisaran 4-5 persen, salah satunya karena didorong penempatan dana pemerintah di bank BUMN mencapai Rp30 triliun.

“Saya targetkan kami masih bisa tumbuh 4 sampai 5 persen,” kata Direktur Utama BRI Sunarso usai menghadiri rapat koordinasi dengan OJK di Jakarta, Rabu.

Secara nasional ia juga optimistis pertumbuhan kredit tahun ini juga tumbuh positif dengan perbandingan tahun lalu yang tumbuh sekitar 6 persen.

“Tahun ini pun kredit, kami proyeksikan akan tetap tumbuh positif, saya kira itu paling penting,” ucap Ketua Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) itu.

Baca juga: Pemerintah tempatkan dana di bank, Himbara yakin diserap sektor riil

Menurut dia, alokasi penempatan dana dari pemerintah itu salah satunya juga akan digunakan untuk mendorong penyaluran kredit usaha rakyat (KUR) sesuai target tahun ini mencapai Rp120 triliun.

Sementara itu selama kuartal pertama tahun ini realisasi kredit bank BUMN ini mencapai Rp930,73 triliun atau naik 10 persen dibandingkan periode sama tahun lalu.

Untuk kredit mikro mencapai Rp320,24 triliun atau tumbuh 12,74 persen dibandingkan periode sama tahun lalu, kemudian kredit sektor ritel dan menegah mencapai Rp265,85 triliun atau tumbuh 12,25 persen.

Sedangkan untuk kredit sektor konsumer BRI tercatat tumbuh 7,04 persen menjadi Rp142,74 triliun dan kredit korporasi tumbuh 5,48 persen menjadi Rp201,09 triliun hingga akhir Maret 2020.

Baca juga: Himbara bidik empat sektor prioritas salurkan dana pemerintah