BRI: Pengenaan Biaya Transaksi ATM Link Hanya yang Beda Bank

·Bacaan 2 menit

VIVA – PT Bank Rakyat Indonesia Tbk atau BRI memberikan klarifikasi mengenai maraknya opini publik yang mempermasalahkan soal pengenaan biaya cek saldo dan tarik tunai di ATM Link.

Direktur Konsumer BRI, Handayani menjelaskan, sebenarnya pengenaan biaya ini dilakukan berdasarkan dari besarnya biaya yang perlukan untuk mengintegrasikan seluruh ATM Link Himpunan Bank Milik Negara (Himbara).

Namun, yang kerap luput dari pemahaman masyarakat adalah bahwa pengenaan biaya cek saldo dan penarikan tunai itu. Ditegaskan itu hanya berlaku untuk off us transaction atau transaksi beda bank saja.

"Jadi kalau kartu ATM-nya adalah debit BRI dan nasabah itu melakukan transaksi di ATM Link BRI, tentu itu tidak dikenakan biaya, jadi gratis. Jadi yang dikenakan biaya itu hanya transaksi yang off us (beda bank) saja," kata Handayani dalam telekonferensi, Selasa 25 Mei 2021.

Baca juga: Masih Gratis, Ini Perbandingan Biaya Transaksi Kartu Debit BRI di ATM

Terlebih, Handayani juga menegaskan bahwa biaya yang dikenakan untuk transaksi off us itu masih lebih rendah, dibandingkan ketika tahun 2018 sebelum Himbara mengintegrasikan semua ATM Link yang ada.

Mengenai seberapa besar dampaknya terhadap fee base income, Handayani menjelaskan bahwa jika dilihat sejarah transaksinya di tahun 2019-2020, besaran biaya yang dikeluarkan karena mengintegrasikan ATM himbara antar anggota Himbara itu tercatat sekitar Rp133 miliar.

Karenanya, dia kembali menekankan, jika dibandingkan dengan biaya yang dikenakan oleh bank-bank non-himbara lainnya, maka pengenaan biaya cek saldo dan tarik tunai di ATM Link ini masih lebih murah.

"Apalagi ini hanya dikenakan untuk (transaksi) off us atau beda bank saja," ujarnya.

Diketahui, mulai 1 Juni 2021 mendatang bank-bank pelat merah yang tergabung dalam jaringan ATM Link, seperti BRI, BNI, BTN dan Bank Mandiri, akan mengenakan biaya untuk transfer dan cek saldo di ATM Link dengan ketentuan off us transaction atau transaksi beda bank.

Adapun biaya cek saldo yang bakal dikenakan yakni sebesar Rp2.500, sedangkan transaksi tarik tunai sebesar Rp5.000. Sementara biaya transfer antar bank tidak mengalami perubahan, atau tetap di angka Rp4.000.