BRI sebut Gernas BBI beri banyak peluang keuntungan bagi UMKM Jatim

·Bacaan 3 menit

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau Bank BRI mengungkapkan kegiatan Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia atau Gernas BBI melalui pameran virtual industri kreatif UMKM BRILIANPRENEUR yang mengambil tema LOKAL KEREN JATIM memberikan banyak peluang dan keuntungan kepada para pelaku UMKM Jawa Timur.

Wakil Direktur Utama Bank BRI Catur Budi Harto mengatakan bahwa BRI menyadari bersama memang di masa pandemi ini membuat pelaku UMKM di tengah kondisi serba terbatas, karena terdapat protokol kesehatan, sulit melakukan tatap muka, dan sebagainya. namun di tengah keterbatasan tersebut tentunya pelaku UMKM harus dapat berinovasi dan melakukan terobosan-terobosan. Salah satunya adalah menyelenggarakan kegiatan Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia Lokal Keren Jatim yang dilakukan secara virtual.

"Meskipun kegiatan ini dilakukan secara virtual, kegiatan ini memberikan banyak peluang dan keuntungan bagi para peserta yang mengikuti acara Gernas BBI di mana pelaku UMKM Jatim mendapatkan tempat atau sarana untuk memamerkan produk unggulannya melalui 3D virtual showcase," ujar Catur Budi Harto dalam konferensi pers daring Bangga Buatan Indonesia: Jawa Timur dari BRI di Jakarta, Rabu.

Selain itu, dia juga menambahkan bahwa dalam kegiatan ini para pelaku UMKM Jatim juga mendapatkan kesempatan untuk bertemu dengan para calon pembeli atau potential buyer baik dari lokal maupun internasional.

"Dengan demikian para pelaku UMKM Jatim berkesempatan untuk mempromosikan dan menjual produk UMKM-nya," katanya.

BRI dalam kegiatan ini juga menggandeng beberapa pasar daring atau marketplace online untuk mempermudah akses transaksi buyer maupun seller. Di samping itu para pelaku UMKM juga dapat mengikuti rangkaian pelatihan yang dikemas dalam bentuk podcast dengan menghadirkan beberapa narasumber berpengalaman, sehingga dapat menambah wawasan dan pengetahuan pelaku UMKM di seluruh Indonesia.

BRI menggelar pameran virtual industri kreatif UMKM yang merupakan bagian dari rangkaian kegiatan BRI UMKM EXPO(RT) BRILIANPRENEUR 2021 yang mengambil tema “Lokal Keren Jatim” guna mendorong pengembangan UMKM di Provinsi Jawa Timur.

Lokal Keren Jatim Road to BRILIANPRENEUR 2021 dilangsungkan selama sebulan penuh sejak tanggal 1-31 Agustus 2021 dan merupakan wujud nyata upaya BRI mendorong bangkitnya UMKM di Indonesia seiring dengan gerakan nasional Bangga Buatan Indonesia (BBI). Seperti diketahui, BBI dicanangkan tahun lalu oleh pemerintah dengan tujuan mendukung dan mempromosikan produk lokal Indonesia.

Adapun pemerintah melalui Kementerian BUMN RI menunjuk BRI sebagai penyelenggara Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia dan berkolaborasi dengan pemerintah Provinsi Jawa Timur. Dalam pameran kali ini, sebanyak 251 UMKM terpilih mewakili Jawa Timur dan terdiri dari beberapa bidang industri seperti fesyen, makanan dan minuman, kerajinan dan dekorasi rumah, hingga aksesoris dan kecantikan.

Wakil Direktur Utama BRI Catur Budi Harto, mengatakan bahwa acara yang dihelat ini juga menjadi stimulus bagi UMKM untuk mengoptimalkan pemanfaatan platform digital seperti PaDi UMKM, Shopee, Tokopedia dan BliBli. Pameran virtual ini juga bertujuan untuk membuka peluang baru bagi produk UMKM Jawa Timur di pasar nasional dan ekspor.

“Harapannya melalui kegiatan ini pelaku UMKM kini mampu menjadikan bisnis mereka lebih modern (Go Modern), menerapkan digitalisasi (Go Digital), serta memperluas jejaring pasar daring (Go Online) yang pada ujungnya Tidak hanya mampu bersaing di pasar lokal, UMKM binaan juga berhasil menembus pasar dunia sebagai UMKM Ekspor (Go Global),” ujar Catur.

Baca juga: BRI siap bantu akses pasar lebih luas bagi UMKM lewat Gernas BBI
Baca juga: Lewat AgenBRILink, cita-cita mulia Amaq layani usaha mikro dan kecil
Baca juga: BRI integrasikan BI-FAST lewat "omni channel" dan "open banking"

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel