Brigadir J Curhat pada Kekasih sebelum Tewas Ditembak, Diancam Dibunuh

Merdeka.com - Merdeka.com - Brigadir J sempat curhat sejumlah masalah kepada kekasihnya sebelum tewas ditembak di rumah bosnya, Irjen Pol Ferdy Sambo. Curhatan Brigadir J disampaikan oleh pengacara kekasih Brigadir J, Vera Simanjuntak, bernama Ramos Hutabarat, Minggu (24/7) malam.

"Ada komunikasi dengan Vera bahwa korban sedang ada dalam masalah," kata Ramos Simanjuntak pada Selasa (26/7).

Dia pun mengatakan, selama 2 hari ini Vera telah memberikan keterangan kepada tim penyidik Bareskrim Polri terkait komunikasinya dengan Brigadir J.

"Seputar komunikasi terakhir Brigadir J dengan orang terdekatnya, selain keluarga. Jadi, di sini diterangkan yang mungkin bisa menjadi petunjuk awal untuk membantu penyidikan," kata Ramos.

Mengenai ancaman pembunuhan yang menimpa Brigadir J, Ramos mengatakan, memang ada komunikasi yang mengarah ke sana.

"Kalau tentang itu memang ada diceritakan. Sekitar seminggu sebelum kejadian, ada pembicaraan yang mengarah ke sana," ujarnya.

Komunikasi Terakhir

Vera dan Brigadir J terakhir berkomunikasi pada pukul 16.43 WIB, Jumat (8/7). Namun, ia tidak ingin membeberkan isinya karena untuk kepentingan penyidikan.

"Mungkin nanti penyidik yang menyebutkan. Apa yang sudah dibicarakan klien kami dan Brigadir J sudah disampaikan," ujarnya.

Reporter: Hidayat [rnd]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel