Brigadir Wijaya Terpukul

TRIBUNNEWS.COM , PALEMBANG - Brigadir Wijaya lemas dan trauma saat mengetahui insiden penyerangan dan pembakaran Mapolres OKU dan Mapolsek Martapura, Kamis (7/3/2013) pagi kemarin.

Brigadir Wijaya merupakan pelaku penembakan terhadap anggota Pratu Heru Oktavianus, anggota Yon Armed Baturaja, yang menyebabkan korban tewas, tanggal 27 Januari 2013 lalu.

Insiden penembakan itulah diduga kuat menjadi pemicu dari aksi yang dilancarkan sejumlah oknum anggot Yon Armed ke Mapolres OKU.

Kabid Humas Polda Sumsel AKBP Djarod Padakova saat dimintai keterangan mengatakan, Brigadir Wijaya yang masih meringkuk ditahanan Mapolda Sumsel.

"Keadaannya baik, tetapi Brigadir Wijaya tengah terpukul. Saat terjadinya insiden pembakaran Mapolres OKU dan pengrusakan Mapolsek Martapura dirinya tengah menonton televisi saat kejadian," ungkap Djarod.

Brigadir Wijaya mengetahui insiden tersebut melalui siaran televisi yang ada di gedung tahanan Mapolda Sumsel, tempat Wijaya mendekam untuk menjalani proses hukum.

Ia sangat menyesal, merasa terpukul dan bersalah atas tindakan yang dia lakukan pada saat kejadian insiden yang lalu. Ia juga sangat memohon maaf atas insiden yang terjadi.

Baca  juga  :

  • Pemkot Berharap 25 Persen Dari Gas CBM 2 menit lalu
  • Banjir Lahar Dingin Terjadi Lagi 14 menit lalu
  • 3 Truk Terjebak Lahar Dingin di Sungai Bebeng Magelang 22
Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.