Brigjen Basaria: Dari Penyelundupan Sampai Susno

TEMPO.CO, Jakarta - Rekam jejak Brigjen Basaria Panjaitan sudah terentang panjang dalam berbagai pos penugasan. Ketika pertama kali bertugas sebagai polisi, Basaria langsung menjadi reserse narkoba di Polda Bali. Dia meniti karirnya setapak demi setapak sampai menjadi Brigjen polwan satu-satunya sekarang ini.

"Prinsipnya saya selalu menikmati setiap penempatan tugas. Yang penting kita fokus, sehingga mau ditempatkan di manapun kita sanggup, mampu dan bisa," ujar Basaria, Jumat 30 Agustus 2013 lalu. Ada sejumlah catatan penting dalam karir Basaria, namun ada dua hal yang menjadi istimewa karena kepentingan publiknya yang besar.

Pertama, ketika menjadi Direktur Reserse Kriminal Polda Kepulauan Riau, Basaria sukses membongkar jaringan penyelundupan mobil-mobil mewah yang melibatkan para cukong antar negara di Pulau Batam. Kasus ini bermula dari banyaknya mobil-mobil berkelas seperti Nissan X-Trail, Nissan Murano, Mercedes Type C dan S, Toyota Harrier, Toyota Cygnus, dan Lexus, berkeliaran di Batam.

Penyidikan polisi menemukan bahwa mobil-mobil itu dipasok dari berbagai wilayah di Malaysia, lalu dilarikan melalui jalur darat ke wilayah Singapura. Dari Singapura, mobil-mobil tersebut "diputihkan" dengan dokumen palsu sebelum dikapalkan ke Batam dan berbagai negara tujuan lain, seperti Vietnam, Kamboja, dan India. Di Batam, mobil-mobil mewah dengan harga miring yang dilengkapi surat resmi itu dijual dengan harga miring. Seolah resmi, padahal barang selundupan.

Kegigihan Basaria berhasil membongkar jaringan pemasok mobil mewah itu. Dia berani menangkapi cukong-cukong yang bermain dalam bisnis ilegal itu.  

Kedua,  ketika dipercaya menjadi Kepala Pusat Provos Mabes Polri, keteguhan Basaria kembali diuji. Dia harus memeriksa kasus polisi yang melanggar disiplin dan melakukan tindak pidana. Salahsatu perwira yang harus diperiksa provost ketika itu adalah Komjen Susno Duadji, mantan Kabareskrim Mabes Polri.

Atas berbagai prestasi itu, Basaria pernah tercatat dalam daftar 100 wanita paling berpengaruh di Indonesia. Daftar yang disusun sebuah media terkemuka itu, mencantumkan nama menteri, mantan presiden, artis sampai pengusaha perempuan. Basaria ada di urutan 70.  

HADRIANI P

Baca Edsus Polwan Jelita untuk Peringatan 65 Tahun Polwan Indonesia

Berita Edsus Polwan Jelita Lainnya:

Brigadir Avvy Olivia: Sesuai Perintah Atasan

Brigadir Avvy Olivia Pernah Jadi Pramugari Polri

Tindakan Negatif Polwan Bukan Dari Institusi

Jumlah Polisi Wanita Hanya 3,6 Persen

Dari Dulu Polwan Cantik Dan Pintar

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.