Brigjen TNI Fauzi Ajak Semua Elemen Bersinergi Perangi Narkoba

Rifki Arsilan
·Bacaan 3 menit

VIVA – Komandan Korem 061/Surya Kencana, Brigjen TNI Achmad Fauzi mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya di wilayah kerja Korem 061/Surya Kencana untuk bersinergi memerangi peredaran Narkoba.

Hal itu disampaikan Danrem Surya Kencana ketika menyambut kedatangan Menteri Desa PDTT, Dirjen Menteri Dalam Negeri, dan Kepala BNN RI dalam acara program Desa Bersih Narkoba (Bersinar) di Kabupaten Cianjur, Selasa, 23 Maret 2021.

Dalam kesempatan itu, orang nomor satu di jajaran Korem Surya Kencana menegaskan, bahaya narkoba untuk generasi mendatang merupakan ancaman besar bagi bangsa dan negara. Sehingga, lanjut Danrem, upaya pemerintah yang didukung oleh jajaran TNI dan Polri dalam memerangi narkoba hingga ke kampung-kampung harus mendapatkan dukungan penuh dari seluruh tokoh masyarakat, ulama, serta elemen masyarakat lainnya.

"Saya mendukung langkah pemerintah untuk memerangi narkoba, sehingga saya mengajak kepada seluruh jajaran Forkopimda di wilayah Korem 061/SK untuk selalu bersinergi dalam menanggulangi permasalahan narkoba dengan menerapkan project desa bersih narkoba dan tindak kejahatan kejahatan lainnya," kata Danrem Surya Kencana Brigjen TNI Achmad Fauzi dalam keterangan resminya.

Dalam kesempatan itu, Dirjen Kemendagri Yusharto Kuntoyongo menyampaikan, penyalahgunaan narkoba dinyatakan sebagai kejahatan luar biasa atau extra ordinary crime yang harus menjadi perhatian bagi pemerintah baik pemerintah pusat maupun pemerintah daerah.

"Bahaya narkoba sangat luas bersifat multidimensi masuk dari negara hingga merambah ke unit terkecil yaitu keluarga keluarga," kata Yusharto Kuntoyongo.

Sementara itu, Kepala BNN RI, Komjen Pol.Petrus Reinhard Golose mengapresiasi langkah Pemerintah Kabupaten Cianjur yang telah menjadi pelopor dalam memerangi peredaran narkoba di tingkat desa dengan mendirikan gerakan Desa Bersih Narkoba (Bersinar). Dia berharap, gerakan tersebut dapat meminimalisir peredaran narkoba di Indonesia, khususnya di wilayah Kabupaten Cianjur.

"Kalau berbicara tentang narkotika itu adalah disebut dengan kejahatan tanpa plafon, jadi ini orang yang melakukan kejahatan itu tentunya dia tidak akan melaporkan. Dan terlepas dari semua itu saya mengucapkan terima kasih yang amat sangat tinggi kepada bapak menteri yang bersedia bersama-sama kami mendukung program desa, jadi mari kita sama-sama mendukung dan kita perang melawan narkotika dan menang jangan sampai kalah," kata Kepala BNN RI, Komjen.Pol. Petrus Reinhard Golose.

Dalam kesempatan yang sama, Plt Bupati Cianjur Herman Suherman menyampaikan, Kabupaten Cianjur merupakan daerah Kabupaten yang mempunyai karakteristik yang berbeda dengan daerah lainnya. Karena Cianjur dipengaruhi beberapa faktor diantaranya geografis, demografis, sumber daya alam, sosial budaya, pariwisata dan keamanan.

Kabupaten Cianjur terletak diantara ibukota negara Republik Indonesia dan ibukota provinsi Jawa Barat, sehingga mempunyai peranan penting dan strategis dalam pembangunan Kabupaten dan masyarakat cara cepat menuju masyarakat Kabupaten yang mandiri maju dan religius dan berahlak mulia.

"Kondisi ini, tentu memberi pengaruh positif bagi pembangunan kemajuan Cianjur, namun tidak sedikit pula pengaruh negatif lainnya yang berpotensi menghambat tatanan pemerintahan di Kabupaten Cianjur, salah satu hal yang menjadi prioritas adalah di bidang penanganan keamanan," kata Plt Bupati Cianjur Herman.

Dia juga mengapresiasi kerjasama yang telah terjalin oleh Forkopimda Kabupaten Cianjur dalam memerangi terjadinya tindak kejahatan atau pelanggaran khususnya terhadap penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba selama ini. Menurutnya, keberhasilan meminimalisir peredaran narkoba di Kabupaten Cianjur tidak lepas dari kerjasama TNI dalam hal ini Kodim 0608 dan Polresta Cianjur di wilayahnya.

"Terimakasih atas suport dan dukungan Danrem 061/Sk kepada jajaran TNI yang ada di Wilayah Cianjur," ujarnya.

Lebih jauh lagi dia menyampaikan, Kota Cianjur telah menorehkan sejumlah prestasi dalam program P4GN, diantaranya, melakukan program penulisan Komitmen Anti-Narkoba yang telah melibatkan pelajar terbanyak sejumlah 85.058 pelajar pada 10 Agustus 2018 dan kegiatan itu mendapatkan penghargaan dari Museum Rekor dunia-indonesia (MURI), selain itu, Cianjur juga mendapatkan penghargaan dari kepala BNN RI pada tanggal 28 Desember 2014 dalam pelaksanaan P4GN program Desa bersih narkoba.

"Kami atas nama Pemerintah Kabupaten Cianjur mengucapkan terima kasih atas kunjungan kerja menteri Desa PDT dan kepala BNN RI beserta tim dalam rangka peninjauan secara langsung. Hingga pelaksanaan P4GN program desa dan kelurahan bersinar Koba di Kabupaten Cianjur dengan kehadiran menteri Desa PDT dan kepala BNN RI beserta tim diharapkan dapat memberikan koreksi dan masukan guna sempurnanya pelaksanaan program desa dan kelurahan bersih narkoba di Kota Cianjur," tutupnya.

Baca: Pesan Khusus Danjen Kopassus untuk Para Nakes di Wisma Atlet Kemayoran