Brimob Polda Metro Jaya sertifikasi personel penjinakan bom

·Bacaan 2 menit

Detasemen Gegana Satuan Brimob Polda Metro Jaya bersama Lembaga Sertifikasi Profesi menggelar kegiatan Sertifikasi Jibom (Penjinakan Bom) guna menjaga peningkatan keterampilan personel.

"Pada dasarnya kegiatan ini bertujuan untuk menjaga kemampuan yang selama ini telah dimiliki personel Detasemen Gegana Satbrimob Polda Metro Jaya baik dari aspek mental, pengetahuan maupun keterampilan," kata Komandan Satuan Brimob Polda Metro Jaya Kombes Pol. Gatot Mangkurat Putra dalam keterangan tertulis di Jakarta, Kamis.
​​
Baca juga: Polda Metro periksa enam saksi terkait pengeroyokan anggota Brimob

Gatot mengungkapkan kegiatan sertifikasi ini adalah respon pihak kepolisian menjamin keamanan masyarakat dengan memastikan personel Detasemen Gegana mempunyai kompetensi yang mumpuni dan tersertifikasi.

"Kegiatan ini diharapkan merespon apa yang diharapkan masyarakat dalam kegiatan penjinakan bom," tambahnya.

Lebih lanjut Gatot mengatakan kegiatan ini adalah pertama kalinya kegiatan sertifikasi Jibom digelar di luar Lemdiklat Polri.

"Kegiatan Ini merupakan pertama kali diselenggarakan di luar Lemdiklat dan juga pertama kali Satbrimob jajaran yang melaksanakan sertifikasi ini," ujar Gatot.

Kegiatan Sertifikasi Jibom tersebut digelar di Aula Budiman Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda Metro Jaya pada Kamis dengan dipimpin oleh Kombes Gatot Mangkurat Putra dan dihadiri oleh Kepala LSP Lemdiklat Polri Kombes. Pol Dr. Susilo Teguh Raharjo selaku Kepala Pelaksana Sertifikasi.
​​
Baca juga: Brimob-Yonkav gelar latihan SAR gabungan di Danau Situ Baru Cibubur

Kegiatan ini turut dihadiri oleh pejabat Satbrimob Polda Metro Jaya serta para peserta sertifikasi dari Detasemen Gegana Satbrimob Polda Metro Jaya.

Detasemen Gegana adalah bagian dari Polri yang tergabung dalam Brigade Mobil (Brimob) yang memiliki kemampuan khusus seperti anti-teror, penjinakan bom, intelijen, anti anarkis, dan penanganan Kimia, Biologi, Radioaktif.

Meski demikian tugas Pasukan Gegana tidak melulu soal penanganan teror, kegiatan pengamanan Natal dan Tahun Baru 2022 juga banyak melibatkan pasukan Gegana.

Salah satu tugas vital Detasemen Gegana dalam perayaan Natal dan Tahun Baru adalah sterilisasi gereja untuk memastikan perayaan Natal berjalan dengan aman dan tanpa gangguan.

Baca juga: Brimob Polda Metro bagikan 2.000 masker di Pasar Besar Cipinang

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel