Bripka RR Akui Transfer Rp200 Juta dari Rekening Brigadir J Atas Perintah Putri Sambo

Merdeka.com - Merdeka.com - Terdakwa Ricky Rizal diberi hak menjawab oleh majelis hakim terkait adanya uang sebesar Rp200 juta yang masuk ke dalam rekeningnya dari Yosua Hutabarat alias Brigadir J. Kiriman uang tersebut terasa janggal, sebab dilakukan usai Brigadir J sudah meninggal dunia.

"Saya lakukan atas perintah Putri Sambo karena yang bersangkutan (Brigadir J) sudah almarhum," jawab Bripka RR saat bersaksi di sidang kasus pembunuhan Brigadir J di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin (21/11).

Bripka RR beralasan, perintah yang diminta Putri dilakukan melalui mobile banking. Menurut dia, akses untuk membuka rekening milik Brigadir J melalui internet banking bukan hanya diketahuinya, namun ada nomor pin yang diketahui secara transparan di handphone.

"Pemindahan melalui mbanking melalui handphone, saya pegang dan satunya dipegang di Jakarta tapi saya tak tahu menahu apakah dipegang almarhum Yosua terus menerus atau bergantian dengan ibu (Putri Sambo) atau (ajudan) lain tapi dicantumkan di situ (handphone) password dan pin jadi untuk pelaksanaan transfer kita bisa melihat panduannya," jelas Ricky.

Uang Rp200 Juta dari Brigadir J Masuk ke Rekening Bripka Ricky Rizal

Misteri aliran uang dari rekening Brigadir J alias Nofriyansyah Yosua Hutabarat sebesar Rp200 juta akhirnya terungkap. Ternyata, uang tersebut masuk ke rekening terdakwa Bripka Ricky Rizal.

Hal ini terungkap dalam sidang lanjutan kasus pembunuhan Brigadir J dengan terdakwa Bripka Ricky Rizal, Bharada E, dan Kuat Ma'ruf. Dalam persidangan kali ini, Jaksa Penuntut Umum (JPU) menghadirkan 11 orang saksi.

Dari 11 orang tersebut, salah satu saksi yang dihadirkan yakni Anita Amalia Dwi Agustin yang merupakan Customer Service Layanan Luar Negeri Bank BNI KC Cibinong.

Dalam sidang, Anita menyebut ada pemindahan uang dari rekening Brigadir J ke rekening Ricky Rizal sebesar Rp200 juta. Hal ini diketahui setelah Anita mendapat kuasa untuk membuka data nasabah Ricky Rizal saat dilakukan Berita Acara Pemeriksaan (BAP).

"Kapan terdakwa Ricky Rizal membuka rekening itu?" tanya Hakim, Senin (21/11).

"Yang saya serahkan itu data rekening koran tanggal 11 Juli dari rekening Ricky Rizal ada uang masuk melalui internet banking pemindahan dari 1296249462 rekening atas nama Nofriansyah Yosua Rp100 juta dua kali di tanggal yang sama," jawab Anita.

Anita menjelaskan, pemindahan uang sebesar Rp200 juta tersebut dilakukan dengan menggunakan internet banking secara bertahap.

"(Pemindahannya) menurut rekening keterangan identity, bisa melalui internet banking atau mobile banking atau yang melalui jaringan internet," ujar Anita.

Di hadapan hakim, ia mengaku hanya mempunyai kuasa untuk membuka data nasabah milik Ricky Rizal saja. Sementara untuk Brigadir J tidak. Sehingga, ia tidak mengetahui uang masuk dan keluar dari rekening Brigadir J.

"Rekening J ada berapa (saldo) terakhir?" tanya hakim.

"Mohon maaf yang mulia, untuk J saya tidak ada kuasa untuk membuka rekening atau data nasabahnya," jawab Anita.

"Tidak membuka data nasabah?" tanya hakim lagi.

"Iya, yang saya punya kuasa hanya saudara Ricky Rizal," jawab Anita kembali.

Anita menyebut, hanya sebesar Rp200 juta dana yang masuk ke rekening Ricky Rizal dari rekening Brigadir J mulai 8 sampai 11 Juli 2022. Sementara untuk transaksi keluar dari rekening Ricky Rizal untuk pembayaran listrik hingga belanja di salah satu marketplace.

"Uang keluar hanya dipakai untuk pembayaran PDAM, Telkomsel, lalu pembayaran PLN, Indosat, pembelian Shopee, agak banyak yang mulia. Nominalnya tidak terlalu besar hanya pembayarannya banyak," sebut Anita.

Terkait dengan pemindahan uang dari rekening Brigadir J ke Ricky Rizal masih dalam bank yang sama, yakni BNI.

"Kalau menurut rekening koran saudara Ricky Rizal, ini dari BNI juga karena tercantum rekening dan namanya. Karena kalau dari bank lain hanya tercantum nomor rekeningnya saja," ujar Anita.

"Saudara tahu tanggal 11, saudara J sudah dimakamkan?" tanya hakim.

"Kalau waktu itu saya tidak tahu, tapi setelah berita saya baru tau," jawab Anita.

"Itu saja yang saudara ketahui?" tanya hakim kembali.

"Iya," jawab Anita singkat.

[gil]