Bripka RR-Kuat Ma'ruf Kompak Bantah Kesaksian Kodir soal Diperiksa Provos

Merdeka.com - Merdeka.com - Dua terdakwa kasus pembunuhan berencana Nofriansyah Yoshua Hutabarat alias Brigadir J kompak membantah keterangan asisten rumah tangga (ART) Diryanto alias Kodir soal pemeriksaan oleh anggota Provos Propam Polri di garasi rumah dinas Ferdy Sambo, Duren Tiga, Jakarta Selatan.

Bantahan itu disampaikan terdakwa Ricky Rizal alias Bripka RR dan Kuat Ma'ruf. Mereka merasa tidak pernah diperiksa Provos saat di garasi rumah dinas Ferdy Sambo.

"Untuk saksi Kodir saya tidak pernah diperiksa Propam di rumah atau garasi," kata Kuat saat kasih tanggapan kesaksian di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan, Rabu (9/11).

Senada dengan Kuat, Bripka RR juga membantah soal pemeriksaan oleh Provos Propam Polri di garasi rumah dinas, usai penembakan Brigadir J.

"Ada yang kami tanggapi yang mulia. Untuk keterangan Kodir. Sama seperti Kuat Ma'ruf. Saya tidak ada ditanya dan diperiksa Provos. Saya langsung dibawa ke Mabes Polri, setelah kejadian," ujar Ricky menimpali.

Sebelumnya, ART Diryanto alias Kodir mengaku melihat Ricky Rizal dan Kuat Ma'ruf diperiksa dan dicecar sejumlah pertanyaan oleh Provos Propam Polri di garasi rumah dinas Ferdy Sambo di Komplek Polri Duren Tiga, Jakarta Selatan.

Menurut Kodir, pemeriksaan Provos itu dilakukan tak lama penembakan Brigadir J atau Nofriansyah Yoshua Hutabarat.

"Saya lihat Kuat dan Ricky di garasi. Seingat saya (Kuat dan Ricky) diperiksa sama Provos," kata Kodir saat bersaksi dalam sidang lanjutan terdakwa Ricky Rizal dan Kuat Ma'ruf di PN Jakarta Selatan, Rabu (9/11).

Bahkan, saat kembali ditanya jaksa, Kodir menegaskan melihat Ricky Rizal dan Kuat Ma'ruf masing-masing berdiri di garasi diperiksa anggota Provos.

"(Ricky Rizal) diperiksa provos, Kuat juga," ujarnya. [rhm]