Brrr... Giliran Bandung Raya Disergap Suhu Dingin, BMKG Ungkap Penyebabnya

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Bandung - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Geofisika Bandung menyebutkan kondisi kelembaban yang cenderung basah dan angin yang relatif kencang menyebabkan kondisi suhu udara di wilayah Bandung Raya (Kota Bandung, Cimahi, Kabupaten Bandung, Kabupaten Bandung Barat, Sumedang) terasa dingin.

Menurut Forecast on Duty BMKG Stasiun Geofisika Bandung Yuni Yulianti, saat ini wilayah Bandung Raya masih dalam periode puncak musim hujan hingga awal Maret 2021, sehingga berakibat suhu dingin.

Yuni mengatakan kecepatan angin di Kota Bandung pada kisaran 7 - 24 kilometer per jam, relatif lebih kencang karena pengaruh regional adanya beberapa pusat tekanan udara rendah di barat dan timur Australia.

"Sehingga memengaruhi kecepatan angin di wilayah Bandung Raya dan umumnya di Jawa Barat. Kecepatan angin di Jawa Barat relatif kencang pada kisaran 27-35 kilometer per jam," ujar Yuni dalam keterangan resminya ditulis Bandung, Jumat, 5 Februari 2021.

Yuni menuturkan kecepatan angin normal di wilayah Bandung Raya yaitu 5 -18 kilometer per jam. Namun kecepatan angin saat ini tidak termasuk ekstrem.

Yuni menyatakan dari pantauan alat Anemometer, kecepatan angin di seputar kantor BMKG Stasiun Geofisika Bandung daerah Sukajadi, Kota Bandung, pada hari ini tercatat maksimum sebesar 40,7 kilometer per jam.

"Berdasarkan pantauan alat pengukur suhu udara di Pos Pemantauan cuaca di daerah Lembang Kabupaten Bandung Barat, tercatat suhu udara terendah periode Januari - 4 Februari 2021 adalah sebesar 17,1 derajat Celsius pada tanggal 25 Januari 2021," kata Yuni.

Yuni menambahkan pada periode itu, kisaran suhu udara minimum di wilayah Lembang tercatat 17,1 - 18,2 derajat Celsius. Suhu Udara Minimum Lembang pada tanggal 30 Januari tercatat di 17,2 derajat Celcius.

Angin Kencang Bandung Barat

Yuni menerangkan sedangkan pantauan suhu udara di Stasiun Geofisika Bandung, Sukajadi, suhu Januari hingga 4 Februari 2021 tercatat paling rendah di 20,2 derajat Celsius yaitu di tanggal 24 - 30 Januari 2021.

Kondisi cuaca saat ini di wilayah Bandung Raya secara umum diprediksi berawan dan potensi hujan ringan hingga sedang disertai angin kencang.

"Berdasarkan faktor regional dari kondisi kelembaban yang cenderung basah atau lebih dari 60 persen pada ketinggian kurang lebih 3 kilometer di atas permukaan laut berpotensi untuk pembentukan awan awan hujan," ucap Yuni.

Namun, saat ini ada perubahan kondisi cuaca berupa daerah tekanan udara rendah di sebelah utara Australia Barat sehingga kondisi angin dalam beberapa hari ke depan di sekitar wilayah Jawa Barat masih relatif kencang berkisar antara 27-45 kilometer per jam.

Dampak lain dari kondisi angin yang relatif kencang, menyebabkan prakiraan tinggi gelombang laut di perairan selatan Jawa Barat hingga tanggal 7 Februari 2021 berkisar antara 2,5 - 4,0 meter atau masuk kategori gelombang tinggi.

"Diimbau kepada nelayan untuk tidak melaut terlebih dahulu, sambil memantau informasi yang dikeluarkan oleh BMKG mengenai perkembangan prakiraan tinggi gelombang laut," terang Yuni.

Bagi masyarakat yang berwisata di sekitar pesisir selatan Jawa Barat, tetap selalu memperhatikan anggota keluarganya dengan tetap menerapkan protokol kesehatan.

Simak Video Pilihan Berikut Ini: