Bryant dipilih sebagai Basketball Hall of Fame, tiga minggu setelah tewas

Oleh Brendan O 'Brien

CHICAGO (Reuters) - Tiga minggu setelah Kobe Bryant, salah satu pemain paling dominan dalam sejarah NBA, tewas bersama putrinya dan tujuh lainnya dalam kecelakaan helikopter, ikon olahraga global itu dinobatkan untuk mendapatkan penghargaan Basketball Hall of Fame.

Bryant, yang empat kali tampil sebagai pencetak angka tertinggi NBA saat membela Los Angeles Lakers selama 20 tahun karirnya, juga mencatat prestasi gemilang dengan meraih lima cincin juara NBA, dua kali MVP Final NBA, dan satu MVP liga.

Pengumuman tersebut disampaikan selama berlangsungnya NBA All-Star pekan ini di Chicago, yang ditandai dengan pertandingan eksibisi yang menampilkan pemain terbaik NBA. Acara tiga hari itu berlangsung masih dalam suasana duka karena NBA menjadikan event itu sebagai penghormatan terakhir kepada Bryant.

"Saya belum pernah melihat sepanjang umur saya seorang atlet seperti Kobe memberikan dampak begitu besar bagi banyak orang, bahkan orang-orang yang tidak mengenalnya," kata Jerry Colangelo, ketua Naismith Memorial Basketball Hall of Fame, setelah pengumuman itu disampaikan.

"Dalam kasus saya bersifat pribadi ... jauh lebih sulit bagi saya dan keluarga," kata Colangelo, eksekutif NBA yang sudah lama menjabat dan dianugerahi Hall of Fame pada 2004.

Bryant memenangi sembilan penghargaan All-Defensive First Team, empat penghargaan All-Star Game MVP dan gelar Slam Dunk Contest. Bryant juga dinobatkan sebagai pemain terbaik Lakers dalam beberapa kategori, termasuk jumlah jumlah pertandingan dan kategori untuk steal.

Bergabung dengan Bryant adalah mantan bintang NBA Tim Duncan, Kevin Garnett dan Chris Bosh, bersama dengan mantan bintang Woman National Basketball Association (WNBA) Swin Cash dan Tamika Catchings.

Bryant sedang dalam perjalanan bersama putrinya dan tujuh lainnya ke sebuah turnamen bola basket yunior pada 26 Januari ketika helikopter mereka jatuh di Calabassas, California.

(Laporan oleh Brendan O \ 'Brien di Chicago; Editing oleh Ken Ferris)