BSI: Penyaluran KUR di Aceh capai Rp2,1 triliun

Bank Syariah Indonesia (BSI) menyatakan penyaluran kredit usaha rakyat (KUR) di Provinsi Aceh telah mencapai Rp2,1 triliun dari target Rp2,4 triliun pada 2022.

“Alhamdulillah hingga September 2022 ini penyalurannya hampir mencapai alokasi yang diberikan,” kata Regional CEO BSI Aceh, Wisnu Sunandar di Banda Aceh, Jumat.

Ia menjelaskan pembiayaan KUR tersebut merupakan salah satu bagian untuk meningkatkan perekonomian di provinsi ujung paling barat Indonesia itu.

“Alhamdulillah BSI menjadi pangsa pasar paling besar untuk sektor pembiayaan di Provinsi Aceh,” katanya.

Baca juga: BSI catat pembiayaan melesat 22,35 persen di triwulan III

Pihaknya optimistis dengan bergulirnya KUR tersebut akan mampu mendongkrak pertumbuhan sektor usaha di Aceh khususnya usaha mikro kecil dan menengah (UMKM).

Ia menyebutkan pada 2021, BSI Regional Aceh berhasil menyalurkan KUR sebesar Rp1,61 triliun atau melebihi target yang ditentukan BSI Pusat sebesar Rp1,4 triliun.

Pihaknya berharap masyarakat di provinsi ujung paling barat itu dapat memanfaatkan fasilitas pembiayaan tersebut untukmendukung kemajuan usaha.

Baca juga: BSI catat pembiayaan keuangan berkelanjutan capai Rp51,03 triliun

Ia menyebutkan untuk mengoptimalkan pelayanan kepada masyarakat di Tanah Rencong, BSI memiliki 693 unit mesin ATM, 874 mesin EDC, 2.549 EDC BSI smart, 10.168 agen BSI smart, Qris 15.027, dan 490.200 BSI mobile.

Pihaknya berkomitmen untuk memberikan pelayanan maksimal kepada seluruh nasabah dan pelaku usaha di daerah tersebut, salah satunya dengan menghadirkan berbagai produk layanan.