BST Tahap 8, Pos Indonesia Salurkan Bansos Kemensos untuk 54.810 KPM di Kota Medan

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Medan Persebaran Covid-19 yang begitu masif telah menyebabkan banyak korban jiwa dan mengganggu perekonomian seluruh lapisan masyarakat. Sebagai wujud negara hadir untuk melindungi dan memberikan rasa aman, salah satu upaya pemerintah adalah dengan Bantuan Sosial Tunai (BST) melalui Kementerian Sosial dan didistribusikan bersama PT Pos Indonesia.

Pada penyaluran BST tahap 8, sebanyak 54.810 keluarga penerima manfaat (KPM) di Kota Medan, Sumatera Utara menerima bantuan sosial tunai senilai Rp 15.539.200.000,- dari Kemensos, melalui PT Pos Indonesia.

Penyaluran BST Tahap 8 yang berlangsung di Kantor Pos Medan di Jalan Pos, Kota Medan, Sumatera Utara dihadiri langsung oleh Menteri Sosial Juliari P Batubara dan Direktur Utama Pos Indonesia, Faizal R. Djoemadi.

Direktur Utama Pos Indonesia, Faizal R. Djoemadi.
Direktur Utama Pos Indonesia, Faizal R. Djoemadi.

Disebutkan Faizal R. Djoemad, khusus untuk Sumatera Utara sampai November 2020 jumlah Keluarga Penerima Manfaat (KPM) BST sejumlah 610.375. Dari jumlah tersebut, sampai tahap 7 atau Oktober sudah selesai dan berhasil tersalurkan 90,3 persen.

Nilai BST gelombang 1 sebesar RP 600 per KPM selama tiga tahap yakni April hingga Juni 2020. Untuk gelombang 2, BST sebesar Rp 300 ribu per KPM selama enam tahap mulai Juli hingga Desember 2020.

Mensos juga menyampaikan BST akan diperpanjang hingga Juni 2021 dengan nilai bantuan menjadi Rp 200 ribu per KPM.

"Saya dapat bantuan sudah 8x, dan bulan ini saya dapat bantuan Rp 300 ribu. Saya gunakan untuk beli beras, makan sama keluarga. Saya sangat berterima kasih dapat Bansos Tunai Kementerian Sosial dan dari Kantor Pos," Sumanto, KPM Kota Medan.

Saat ini, PT Pos Indonesia sudah menyalurkan bantuan kepada 3.973.326 KPM dengan total bantuan sebesar Rp 1.192.997.800.000,- atau sebesar 94 persen di Provinsi Sumatera Utara yang sudah terealisasi dengan baik.

Turut mendampingi Mensos dalam acara tersebut antara lain Direktur Jenderal Penanganan Fakir Miskin (PFM) Asep Sasa Purnama, Sekretaris Ditjen PFM Nurul Farijati, Direktur Layanan Pos Indonesia Charles Sitorus, Direktur Jenderal Linjamsos Pepen Nazarudin, Direktur Jenderal Rehsos Harry Hikmat dan Kepala Dinas Sosial Provinsi Sumatera Utara.

(*)