BTN Berencana Melakukan Securitisasi Aset Rp 1 Trilun

  • Pantai Garut Kaya Abalon, 1 Kg Laku Rp 1 Juta

    TRIBUNnews.com

    TRIBUNNEWS.COM - Siapa sangka, abalon bisa didapat dengan mudah saat musimnya di pantai selatan Garut. …

  • Begini, Skema Kenaikan Tarif Listrik 2013-2014

    Begini, Skema Kenaikan Tarif Listrik 2013-2014

    Tempo
    Begini, Skema Kenaikan Tarif Listrik 2013-2014

    TEMPO.CO, Jakarta - Pada 2013, pemerintah mulai menjalankan roadmap pengurangan subsidi listrik. Sejak saat itu, tarif listrik industri besar, menengah, dan rumah tangga mewah dinaikkan secara bertahap. Diharapkan, program ini dapat memangkas subsidi listrik sebesar Rp 10,96 triliun. (Baca juga : PLN Didesak Cabut Subsidi Rumah Mewah). …

  • Garut Bisa Ekspor Hasil Laut 40 Ton Per Bulan

    Garut Bisa Ekspor Hasil Laut 40 Ton Per Bulan

    TRIBUNnews.com
    Garut Bisa Ekspor Hasil Laut 40 Ton Per Bulan

    TRIBUNNEWS.COM - Andalan Garut adalah ikan layur. Dalam sehari saat musimnya, kami dapat mengirimkan 20 ton ikan …

TRIBUNNEWS.COM  JAKARTA - PT Bank Tabungan Negara Tbk berencana melakukan securitisasi aset senilai Rp 1 triliun sebagai bagian dari upaya menambah dana untuk mendukung ekspansi kreditnya.

Tahun ini, Bank BTN berharap bisa membukukan kredit sebesar Rp 122 triliun dibanding total pembiayaan yang dicapai akhir 2012 yang mencapai Rp 96 triliun.

“Kita berharap kredit bisa tumbuh 25 sampai 28 persen tahun ini,” ujar Wapresdir PT Bank BTN Evi Firmansyah kepada pers seusai penandatanganan kerja sama antara Bank BTN dengan Asuransi Central Asia (ACA) di Jakarta,

Evi berharap securitisasi aset bisa dilakukan awal triwulan IV 2013. “Kita  terus persiapkan segala kebutuhan untuk rencana ini. Yang pasti akan kita lakukan semester II 2013,” katanya.

Dia mengungkapkan rencana  securitisasi aset yang akan dilakukan merupakan bagian dari langkah perseroan memenuhi kebutuhan dana untuk mendukung ekspansi
kreditnya selain dari  penghimpunan dana pihak ketiga.

Sebelumnya, Bank BTN juga telah menerbitan obligasi.
Dalam penghimpunan dana untuk pembiayaan kredit, biasanya 90 persen berasal dari DPK, sisaya sebesar 10 persen dari penerbitan  obligasi dan penerbitan intrumen pasar modl lainnya.

Terkait dengan kenaikan bahan bakar minyak yang dilakukan pemerintah, Evi menegaskan hingga kini belum ada rencana dari manajemen Bank BTN untuk menaikkan suku bunga pinjaman maupun suku unga deposito. “Kita akan terus memantau perkembangan dari bank lain. ” kata Evi.

Baca Juga:

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Memuat...