Buang Air Kecil di Pantai Berujung Maut

Liputan6.com, Majene: Kematian bisa datang menjemput kapan pun dan di mana pun. Di Majene, Sulawesi Barat, misalnya, warga mengevakuasi mayat Jaharuddin dari bibir Pantai Labuang, baru-baru ini.

Warga Kelurahan Lembang, Kecamatan Banggae, Majene, yang berprofesi sebagai penarik becak itu tewas terseret ombak saat sedang buang air kecil di Pantai Labuang. Batu pantai yang licin diduga penyebab korban terpeleset dan terjatuh, sehingga kepalanya terbentur bebatuan.

Sejumlah warga sebenarnya menyaksikan kejadian itu. Namun mereka tak bisa berbuat banyak karena takut dan tak bisa berenang. Sebelum Jaharuddin, dua nelayan juga ditemukan tewas akibat terseret gelombang ganas di Pantai Labuang.

Sementara di Purworejo, Jawa Tengah, Riski Apriliani yang berusia 12 tahun, tewas tenggelam di sebuah sungai. Jumat (8/6) petang silam, Riski bersama tiga temannya bermaksud bermain dan mandi di Sungai Jali, Desa Bandung, Kecamatan Kutoarjo.

Rencana itu pun batal karena air sungai terlalu deras. Mereka lalu mandi di sungai bawah jembatan rel kereta yang mereka pikir aman. Namun di tempat itu anak-anak yang tak bisa berenang tersebut justru tenggelam. Riski tewas, sedangkan tiga sahabatnya diselamatkan warga.(ANS)