Buat Akun Twitter, SBY Belum Targetkan Followers

TEMPO.CO, Jakarta- Presiden Susilo Bambang Yudhoyono akan segera me-launching akun Twitter pribadinya dalam waktu dekat. "Namanya akan kita ketahui pada saat beliau menyampaikan secara langsung dalam waktu yang tidak terlalu lama," kata juru bicara kepresidenan, Julian Aldrin Pasha, di kantor kepresidenan, Jakarta, Rabu, 10 April 2013.

Namun, ia menambahkan, SBY belum memasang target jumlah pengikut akun pribadinya nanti. "Saya tidak bisa pastikan berapa (target) followers-nya," ujar Julian. Yang pasti, menurut dia, SBY menargetkan segala pesan atau hal penting bisa disampaikan ke masyarakat melalui akun Twitter itu.

Julian menjelaskan, dalam keseharian nanti, akun pribadi SBY ini bakal dikelola oleh sebuah tim. Tapi jika ada hal yang dianggap penting yang perlu direspons, atau pesan yang ingin disampaikan secara langsung, maka SBY bakal mencuitkannya langsung dari perangkat komunikasi yang dimilikinya. "Tentu dengan tanda atau simbol tertentu yang memang menegaskan itu dikirimkan langsung oleh Presiden."

Menurut Julian, langkah SBY untuk membuat akun Twitter didasarkan pada peran media sosial yang memberikan pengaruh luas di masyarakat. Twitter dinilai menjadi salah satu sarana penyampaian informasi selain media konvensional. "Atas dasar itu, Presiden memutuskan memiliki akun sendiri," ujarnya

Sebelumnya, SBY  mengatakan dirinya mengamati aktivitas di Twitter. »Saya memantau Twitter,” kata SBY kepada Tempo, Jumat pekan lalu. Saat ini, ia mengaku belum memiliki akun twitter pribadi. Tapi, kata dia, »Soon, barangkali bulan depan.”

PRIHANDOKO

 

Topik terhangat:

Partai Demokrat | Agus Martowardojo | Serangan Penjara Sleman | Harta Djoko Susilo | Nasib Anas

Berita lainnya:

Tengok Cuitan Anas Urbaningrum Soal SMS  

Mantan Pangdam IV: Komnas HAM Jangan Didengar  

SBY: 1.000 Persen Ibu Ani Tak Terlibat Hambalang  

Dirut MRT Irit Bicara, Ahok: Bagus Dong!

'SBY Tak Percaya Orang Lain Selain Dirinya Sendiri'

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.