Buat apa Fathanah bayar 20 wanita, Rp 1 miliar per orang?

MERDEKA.COM. Ahmad Fathanah, tersangka kasus suap kuota impor daging sapi terus mengejutkan publik, lantaran saat diperiksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyeret sejumlah nama wanita cantik dan seksi. Sebut saja Maharani, Tri Kurnia Puspita, Ayu Azhari, model panas Vitalia Sesha, Novia Ardana dan yang teranyar seorang penyanyi dangdut Dewi Kirana.

Tidak hanya uang, para wanita cantik dan seksi itu dimanjakan oleh Fathanah dengan mobil, perhiasan, bahkan jam mewah rolex. Entah apa tujuan Fathanah royal kepada para wanita itu. KPK pun masih menelusuri adanya dugaan wanita-wanita lain di sekitar Fathanah yang menerima aliran dugaan tindak pencucian uang.

Menurut Kepala Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) Muhammad Yusuf, dari rekening Fathanah ada sejumlah wanita yang menerima uang. Tidak tanggung-tanggung, lebih dari 20 wanita menerima aliran uang dari Fathanah.

"Ada lebih dari 20 wanita yang menerima uang dari Fathanah," ujar Yusuf saat ditemui di kantornya, Jakarta, Senin (13/5).

Yusuf sendiri tidak mengetahui tujuan dari Fathanah melakukan transaksi ke wanita-wanita itu. PIhaknya masih akan mendalami semua transaksi itu.

"Jadi untuk bisnis atau hubungan lain saya belum tahu," katanya.

Yang tambah mengejutkan, satu wanita bisa menerima uang dari Fathanah hingga mencapai Rp 1 miliar. Mesti dikirim secara bertahap selama lima tahun, jumlah itu sangatlah fantastis.

"Di kirim bertahap dari 2009 sampai 2013, minimal ngirim Rp 40 juta. Terus menerus jumlah variatif kalau ditotal Rp 1 miliar. Ke beberapa pria juga mengirim," kata Yusuf.

Namun, Yusuf tidak mengetahui untuk kepentingan apa uang tersebut. Dia juga tidak mengetahui nama yang menerima uang tersebut dari kader partai, atau golongan tertentu.

"Kan kita hanya tahu nama saja," katanya.

Tentu saja dengan wanita yang disebut-sebut lebih dari 20 orang dan jumlah uang cukup fantastis, banyak menimbulkan pertanyaan besar. Banyak orang yang berpikir terkait pemberian uang itu. Kita berharap KPK mampu segera membongkar tujuan Fathanah sesungguhnya.

Sumber: Merdeka.com
Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.