Buat Makassar Bebas Banjir, Jokowi Resmikan 'Kolam Air Jumbo'

Bayu Nugraha, Eduward Ambarita
·Bacaan 1 menit

VIVA – Presiden Jokowi kembali meninjau sekaligus meresmikan pengoperasian infrastruktur pengendalian banjir. Berada di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, meresmikan Kolam Regulasi Nipa-Nipa yang merupakan fasilitas pengolahan atau pengaturan air.

"Alhamdulillah hari ini kita akan resmikan, kita operasikan, karena telah selesai dibangun selama 5 tahun yaitu kolam regulasi Nipa-Nipa. Ini adalah kolam untuk pengaturan air, pengaturan terutama banjir dan genangan yang ada di kota Makassar," kata Jokowi saat berada di lokasi, Kamis 18 Maret 2021.

Hampir sama dengan waduk, kolam Nipa- Nipa menelan biaya hingga Rp 320 miliar dan bisa menampung 2,7 juta meter kubik. Berdiri di lahan 83 hektare, Jokowi juga mengatakan, bahwa dirinya baru saja dicurhati oleh Plt Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, yang juga adik dari mantan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman.

"Tadi pak Gubernur masih meminta banyak sekali hal-hal yang kurang di Sulawesi Selatan. Padahal pagi tadi baru saja kita resmikan bandara Tana Toraja yang hampir Rp 1 triliun. Ada juga beberapa waduk yang ada di Sulawesi Selatan mungkin tahun ini juga akan kita resmikan," ujarnya.

Kolam regulasi, kata Jokowi, berada di 3 wilayah, sementara yang satu lagi berada di Kabupaten Maros. Rencananya infrastruktur serupa bakal dibangun di sepanjang daerah aliran sungai (DAS) Tallo.

"Sehingga ini bisa mengurangi banjir dari yang sebelumnya kurang lebih 45 persen. Sangat berfungsi sekali," kata Kepala Negara.

"Sehingga kota Makassar kita harapkan bisa bebas dari genangan dan banjir, bebas dari air yang biasanya meluap dari dari DAS Tallo ini. Karena sekarang diatur dan dikendalikan oleh kolam regulasi nipa-nipa ini," sambungnya.

Baca juga: Di Depan Ribuan Guru, Jokowi Bicara Rencana Belajar Tatap Muka