Buat Sarwo Edhi Terkapar, Sandi: Saya Minta Maaf

·Bacaan 1 menit

VIVA – Sandi Pramana tak bisa menutupi rasa bersalah usai membuat lawannya Sarwo Edhi terkapar. Dia mengucapkan permintaan maaf usai pertandingan.

Sarwo Edhi menghadapi Sandi di laga pembuka One Pride FN 47 pada Sabtu malam WIB 28 Agustus 2022. Dengan latar belakang disiplin yang sama, karate keduanya diprediksi akan menampilkan laga syarat adu pukul.

Tapi yang terjadi di luar dugaan, Sarwo dan Sandi langsung menampilkan duel ground. Namun hanya berjalan 37 detik, laga dihentikan oleh wasit.

Sarwo terkapar, terlihat dari rekaman layar Sandi melayangkan sikutnya ke arah belakang kepala. Sarwo sontak terjatuh dan tim medis langsung membawanya ke luar oktagon. Merasa butuh penanganan lebih lanjut, Sarwo lalu di bawa ke rumah sakit.

Usai duel, Sandi buka suara. Dia meminta maaf kepada Sarwo Edi dan timnya atas kejadian di atas oktagon.

"Saya refleks, kena sikut tiba-tiba. Tapi ya itu permainan, saya tahu Sarwo Edhi petarung 25 tahun yang multitalenta, dia kuat striking maupun ground fighting," kata Sandi kepada VIVA.

"Sawo Edhi cepat sembuhya seperti sediakala. Saya Sandi dan Screuder Salatiga dan tim meminta maaf sebesar-besarnya atas kesalahan tadi," lanjut dia.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel