Buat yang Masih Bingung, Ini Kelebihan Pelat Nomor Putih yang Harus Diketahui

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta - Pihak Kepolisian akan mengganti pelat nomor kendaraan dari warna hitam menjadi putih. Rencana ini sejalan dengan Peraturan Kepolisian Nomor 7 Tahun 2021 tentang Registrasi dan Identifikasi Kendaraan Bermotor yang mengubah warna dasarnya dari hitam menjadi putih.

Perubahan warna itu bukan tanpa maksud. Menurut situs resmi korlantas.poliri.go.id, pergantian warna pelat nomor berkaitan dengan operasional kepolisian saat menilang kendaraan.

Warna dasar putih dengan teks hitam dinilai lebih mendukung program tilang elektronik atau Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE).

Program yang telah diberlakukan di berbagai wilayah Indonesia ini, memantau lalu lintas dengan sistem berbasis kamera. Namun pelat nomor saat ini, dengan dasar hitam dengan teks putih, sulit diidentifikasi.

Salah satu contoh kesulitan pembacaan pelat nomor diungkap oleh Kasubdit STNK KBP, Taslim Cahiruddin. Dia mengatakan bahwa kamera ELTE bisa salah membaca angka 5 menjadi S atau angka 1 menjadi huruf I.

Dengan penggunaan pelat dasar putih dengan warna teks hitam, kamera tersebut akan lebih mudah mengidentifikasi pelat nomor.

Penggunaan pelat kendaraan berwarna putih mulai berlaku tahun depan. Perubahan pelat nomor ini akan diterapkan kepada beberapa proses kepemilikan kendaraan seperti pendaftaran kendaraan baru, perpanjangan STNK 5 tahunan, balik nama dan kendaraan yang memang ada perubahan NRKB.

Menurut Taslim, hal ini dilakukan secara bertahap supaya masyarakat tidak merasa dirugikan harus mengganti pelat nomor meski jangka waktu berlakunya masih panjang.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Empat Warna Dasar

Di sisi lain Kapolri juga menjelaskan ada empat warna dasar pelat nomor berdasarkan Peraturan Kepolisian Nomor 7 Tahun 2021 pasal 44 ayat (1). Pertama warna putih dengan tulisan hitam digunakan untuk kendaraan bermotor (Ranmor) perseorangan, badan hukum, PNA dan Badan Internasional. Kendaraan listrik menggunakan warna yang sama dengan tanda khusus.

Kedua warna kuning dengan tulisan hitam menandakan Ranmor umum. Lalu ketiga berwarna dasar merah dengan tulisan putih menunjukkan Ranmor instansi pemerintah.

Terakhir warna hijau, tulisan hitam untuk Ranmor di kawasan perdagangan bebas yang mendapatkan fasilitas pembebasan bea masuk dan berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Untuk biaya perubahan pelat nomor tidak ada perubahan. Kendaraan bermotor roda dua dikenakan biaya Rp 100.000, sedangkan roda empat atau lebih sebesar Rp 200.000 untuk pendaftaran kendaraan baru atau perpanjangan lima tahunan.

Sumber: Otosia.com

Infografis Cek Fakta

Infografis Cek Fakta: 6 Tips Cara Identifikasi Hoaks dan Disinformasi di Medsos
Infografis Cek Fakta: 6 Tips Cara Identifikasi Hoaks dan Disinformasi di Medsos
Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel