Buaya dan Ular Jadi Ancaman Banjir di Jambi, Aparat Usul Bikin Tanggul

Ezra Sihite, Syarifuddin Nasution (Jambi)
·Bacaan 1 menit

VIVASungai di Jambi tepatnya di Kelurahan Tekuk Dawan, Kabupaten Tanjung Jabung Timur Jambi dilaporkan rawan ancaman buaya dan ular Kobra pada saat banjir terjadi. Oleh karena itu apabila sungai meluap dan banjir maka warga diminta waspada hewan buas itu.

Hal ini juga terjadi saat banjir yang lamanya sudah seminggu akibat meluapnya air sungai. Masyarakat amat cemas dengan kehadiran hewan berbisa dan ganas.

Camat Sabak Barat Jambi, Arie membenarkan banjir yang terjadi karena salah satu faktor akibat air pasang. "Ya benar ada dengan kedalaman di atas mata kaki orang dewasa," ujar Arie.

Arie mengatakan, banjir juga ada menggenangi rumah warga sehingga warga cemas akan adanya buaya dan ular Kobra yang akan mengganggu mereka.

"Kalau munculnya banjir sekali setahun meski ada buaya dan ular Kobra, masyarakat tetap waspada sedangkan jumlah penduduk penduduk kisaran 1.400 jiwa," kata dia.

"Yang kena banjir itu dari RT 1 sampai RT 15 dan sudah mengusulkan pembuatan tanggul agar buaya dan Kobra tidak dapat menyerang warga," lanjut dia.

Oleh karena itu pihaknya, kata dia, sudah berkoordinasi dengan dinas terkait atas potensi bahaya ini. Begitu juga masyarakat sudah diimbau waspada hewan buaya dan ular serta binatang berbisa lainnya.