Buaya Sepanjang 4 Meter Jalan Santai di Kebun Sawit Warga, Mau Kemana?

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Pekanbaru - Masyarakat Riau heboh dengan kemunculan seekor buaya di Kecamatan Kuala Enok, Kabupaten Indragiri Hilir. Beberapa warga sempat mengabadikan kemunculan buaya ini sehingga viral di media sosial.

Dalam video viral berdurasi satu menit kurang itu, buaya diduga jenis muara ini tidak di sungai. Buaya terlihat santai melintasi jalan setapak yang di pinggirnya terdapat kebun sawit.

Sejumlah warga di lokasi juga sempat berhenti lalu memarkirkan sepeda motor di pinggir jalan setapak. Dengan santai, buaya itu sampai ke seberang jalan setapak tanpa peduli dengan kehadiran masyarakat.

Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau merespon video viral ini dengan menurunkan tim ke Kecamatan Kuala Enok. Petugas sudah berkoordinasi dengan pemerintah kecamatan dan desa untuk mengecek kebenaran video itu.

"Untuk memastikan apakah memang di sana atau tidak, sampai sekarang belum ada laporan resmi dari masyarakat terkait kemunculan buaya itu," kata Kepala Bagian Tata Usaha BBKSDA Riau Hartono, Selasa siang, 25 Mei 2021.

Belum Terbukti

Hartono menjelaskan, hingga kini pemerintah setempat juga belum menerima laporan resmi kemunculan buaya itu dari masyarakat. Namun demikian tetap perlu dicek untuk mitigasi konflik satwa liar dengan manusia.

"Sampai sekarang belum terbukti adanya kemunculan buaya itu, baru videonya," kata Hartono.

Melihat video yang beredar, Hartono memperkirakan buaya itu sudah dewasa dengan panjang diperkirakan dari 3 hingga 4 meter.

Menurut Hartono, Kabupaten Indragiri Hilir, termasuk Kecamatan Kuala Enok, terdapat beberapa sungai yang didiami buaya. Jumlahnya cukup banyak sehingga Indragiri Hilir menjadi salah satu daerah habitat buaya.

"Cukup banyak sebarannya di sana," ucap Hartono.

Hartono menyatakan, buaya merupakan satwa dilindungi oleh negara. Oleh karena itu, dia meminta masyarakat tidak bertindak sendiri kalau melihat kemunculan buaya.

"Laporan ke BBKSDA Riau melalui hotline yang sudah disebar," ucap Hartono.