Buka Desa Wisata di Lombok, Anindya Bakrie: Ini Wujud Kontribusi Kadin

Lis Yuliawati, Satria Zulfikar (Mataram)
·Bacaan 1 menit

VIVA – Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Rosan P. Roeslani meresmikan Desa Tangguh Wisata Kadin Indonesia "Tasola Beach Village", di Kecamatan Tanjung, Lombok Utara, Sabtu, 10 April 2021.

Desa wisata tersebut berupa rumah penduduk yang didesain menjadi pondok wisata yang menarik sehingga menjadi lokasi wisata baru yang asyik dikunjungi.

Selain Ketua Umum Kadin Indonesia Rosan P. Roeslani, peresmian desa wisata juga dihadiri Gubernur NTB Zulkieflimansyah hingga Wakil Ketua Umum Kadin Bidang Organisasi, Keanggotaan dan Pemberdayaan Daerah, Anindya Bakrie.

Wakil Ketua Umum Kadin Bidang Organisasi, Keanggotaan dan Pemberdayaan Daerah Anindya Bakrie mengatakan, gempa Lombok pada 2018 berdampak pada rusaknya ribuan rumah warga dan membuat ekonomi masyarakat anjlok.

Momen tersebut, menurut Anindya, digunakan Kadin untuk kembali memulihkan ekonomi masyarakat dengan cara membuat pondok wisata. Apalagi Lombok masuk menjadi salah satu destinasi super prioritas.

"Upaya seperti ini bukan saja membantu meringankan beban membuat rumah bagi yang terdampak, tapi juga membuat pondok wisata agar hasilnya bisa digunakan untuk keberlanjutan Lombok Utara," kata Anin, sapaan akrab Anindya Bakrie, di lokasi.

Anin mengatakan, langkah tersebut sebagai wujud kepedulian Kadin Indonesia terhadap masyarakat yang terdampak bencana alam.

"Saya rasa ini menandakan Kadin benar-benar hadir, bukan saja baik untuk mengembangkan perekonomian, tapi juga dalam keadaan bencana alam," ujarnya.

Calon Ketua Umum Kadin Indonesia 2021-2026 ini mengatakan, pendirian desa wisata berkat kerja keras Ketua Umum Kadin, Wakil Ketua Umum dan Ketua Umum Kadin NTB.

"Ini hasil kerja keras Ketua Umum Kadin Pak Rosan, dan juga di bawah koordinasi Wakil Ketua Umum Pak Hendro serta Ketum Kadin NTB Pak Faurani," katanya.

Anin menambahkan, "Pak Gubernur, Pak Bupati menyambut baik. Mudah-mudahan hal seperti ini terus dilakukan apabila kita menghadapi bencana. Karena inilah kontribusi kami dari dunia usaha untuk masyarakat luas."