Buka Jalur CBT UM Tahun 2021, UGM Akan Terima 3.240 Mahasiswa

·Bacaan 2 menit

VIVA – Universitas Gadjah Mada (UGM) akan menerima 3.240 mahasiswa baru untuk program sarjana di tahun ajaran 2021/2022 lewat jalur seleksi Ujian Mandiri dengan sistem Computer Based Test (CBT-UM UGM).

Wakil Rektor Bidang Pendidikan, Pengajaran dan Kemahasiswaan UGM Djagal Waseso mengatakan, pihaknya menerima mahasiswa melalui tes CBT-UM UGM dengan kuota 40 persen dari seluruh daya tampung UGM.

“Kuota mahasiswa yang akan diterima melalui jalur ini adalah 40 persen dari total daya tampung, jadi sekitar 3.240 orang,” kata Djagal, Jumat, 4 Juni 2021.

Djagal menerangkan, CBT-UM UGM adalah salah satu jalur pendaftaran mahasiswa program sarjana di UGM. Selain melalui tes CBT-UM UGM, UGM juga menerima mahasiswa baru melalui jalur SNMPTN, SBMPTN, dan jalur prestasi (PBU).

Djagal menuturkan, untuk pendaftaran CBT-UM UGM Tahun 2021 telah dibuka. Masa pendaftaran lewat jalur tersebut hanya akan berlangsung selama 11 hari yakni mulai tanggal 2 hingga 12 Juni 2021 pukul 15.00 WIB secara online.

"Jalur CBT-UM UGM Tahun 2021 memberikan kesempatan bagi lulusan SMA/SMK/MA/Paket C atau sederajat pada tahun 2021, 2020, dan 2019, untuk memilih 2 prodi Sarjana (S1) dan/atau Sarjana Terapan (D4)," kata Djagal.

Djagal menambahkan, "Adapun kelompok ujian dalam CBT-UM UGM tahun 2021 terbagi menjadi 3, yaitu Sains dan Teknologi (Saintek), Sosial dan Humaniora (Soshum), dan Campuran (Saintek dan Soshum). Setiap peserta hanya dapat mengikuti salah satu dari 3 kelompok ujian yaitu Saintek atau Soshum atau Campuran."

Djagal menyampaikan, jalur penerimaan mahasiswa baru program sarjana melalui CBT UM ini baru pertama kalinya diselenggarakan oleh UGM. Sebelumnya, ujian mandiri dilaksanakan berbasis paper based test.

Djagal menjabarkan, pelaksanaan CBT UM UGM 2021 akan dilaksanakan secara luring di dua kota, yakni Yogyakarta dan Jakarta. CBT-UM UGM di Yogyakarta akan dilaksanakan di Kampus UGM pada tanggal 19-29 Juni 2021.

Sedangkan pelaksanaan CBT-UM UGM di Jakarta rencananya akan diselenggarakan di Kampus UGM Jakarta pada tanggal 24-29 Juni 2021.

"Pelaksanaan tes dilakukan dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan pencegahan COVID-19 secara ketat," kata Djagal.

Mengingat pelaksanaan ujian dilakukan di tengah pandemi, Djagal meminta para peserta untuk menjaga kesehatan agar bebas COVID-19. Selain itu juga disiplin menjalankan protokol kesehatan, baik sebelum maupun saat pelaksanaan ujian.

"Selama mengikuti tes para peserta harus mematuhi protokol kesehatan dan diharapkan H-1 sebelum ujian sudah orientasi lokasi. Jangan lupa untuk membawa surat keterangan bebas COVID-19, bukti identitas diri serta pendaftaran," kata Djagal.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel