Buka Portal Lockdown Kena Pungli, Begini Pengakuan Warga

·Bacaan 2 menit

VIVAViral aksi seorang pria meminta uang Rp20 ribu kepada warga yang akan pulang di kawasan zona oranye yang diportal lockdown di Jalan Haji Ismail, Sukabumi Selatan, Kebon, Jeruk, Jakarta Barat, Jumat 2 Juli 2021.

Keterangan warga sekitar mengenai kejadian tersebut bahwa si pria kesal lantaran sempat dijanjikan akan diberikan uang.

Warga sekitar bernama Ria (45) mengatakan, pengendara mobil yakni seorang wanita merupakan warga RT 04 itu menjanjikan akan memberikan uang kepada pria yang membuka portal itu saat si wanita akan berangkat bekerja.

Kemudian setelah wanita bernama Aini tersebut pulang kerja, pria yang bernama Roski kemudian menagih janji Aini yang disebutkannya pagi hari. Namun Aini menolak dan memvideokan perdebatan mereka.

"Emang dia (Roski) yang bertugas disuruh buka kunci. Terus waktu pagi kan dia (Aini) mau kerja pakai mobil Aini ngomong ‘tar ya pak sore’. Sore Aini pulang, Roski nagih dong karena Aini udah janji tar sore ya pak gitu," ujar Ria ditemui di Jalan Haji Ismail, Sukabumi Selatan, Kebun Jeruk Jakarta Barat, Jumat 2 Juli 2021.

Saat ditagih oleh Roski, Aini disebutkan merasa keberatan.

"Ya enggak ngasih divideoin, emang kayaknya sengaja dia (Aini) mau viralin," ujar Ria.

Ria menjelaskan, Aini bukanlah warga RT 005 RW0 03. Aini merupakan warga RT 004 RW 003 yang memang kerap keluar masuk melalui portal yang sedang dilakukan mikro lockdown tersebut lantaran akses keluar masuk hanya melalui RT 005.

"Emang dia (Aini) sering bolak-balik minta bukakan portal. Roski capek, kita kan jauh juga bolak-balik bukain gembok," ujarnya.

Sementara itu Kapolsek Kebun Jeruk Kompol R. Manurung mengatakan kasus pungli memanfaatkan buka portal lockdown di Kebun Jeruk tersebut sudah dimediasi dan dianggap selesai.

Dia mengantarakan, antara pelapor Aini dan terlapor Roski didamaikan di Mapolsek Kebun Jeruk Jakarta Barat.

“Kasusnya sudah selesai. Kita sudah panggil pak RT di lokasi kejadian terjadi dan juga pelapor (Aini) dan terlapor (Roski),” ujar Manurung dikonfirmasi pada Jumat 2 Juli 2021.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel