Bukalapak dan Dewan Masjid Indonesia Luncurkan Aplikasi Serambi Masjid

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta - Bukalapak baru saja meluncurkan aplikasi Serambi Masjid untuk membantu umat Muslim berdonasi di masjid secara digital. Kehadiran aplikasi ini merupakan bagian dari program Baik Bareng Bukalapak selama bulan Ramadhan.

Adapun aplikasi ini dijalankan Bukalapak bekerja sama dengan Dewan Masjid Indonesia dan DKM Masjid yang ada di Jakarta dan Bandung.

Nantinya, masjid yang bekerja sama dalam program Serambi Masjid ini nantinya akan memiliki QR code unik yang dapat diakses masyakarat untuk melakukan donasi.

CEO Bukalapak Rachmat Kaimuddin menuturkan, kehadiran program Serambi Masjid ini merupakan solusi bagi masyarakat yang ingin tetap menjalankan kegiatan infaq dan shodaqoh untuk masjid secara digital.

"Program ini bertujuan agar dapat membantu lebih banyak lagi masyarakat dalam beribadah dan memberikan dampak kepada pertumbuhan ekonomi Indonesia di era pandemi Covid-19," tutur Rachmat dalam keterangan resmi yang diterima, Rabu (28/4/2021).

Ketua Dewan Masjid Indonesia, Jusuf Kalla juga menuturkan, Ramadhan kedua di era pandemi Covid-19 ini banyak menimbulkan dampak, khususnya bagi masyarakat yang ingin beribadah langsung ke masjid.

"Dewan Masjid Indonesia berharap inisiatif yang dilakukan bersama Bukalapak melalui inovasi teknologi seperti program Serambi Masjid ini dapat menginspirasi dan menghadirkan bantuan pada masjid maupun masyarakat luas," tuturnya.

Bukalapak Gelar Sejumlah Program Tingkatkan Kemampuan Pelaku UMKM Perempuan

Salah satu mitra perempuan Bukalapak. (Foto: Bukalapak)
Salah satu mitra perempuan Bukalapak. (Foto: Bukalapak)

Sebelumnya, Bukalapak menggelar sejumlah program untuk memajukan kapabilitas UMKM perempuan di Indonesia sebagai bagian dari perayaan Hari Kartini tahun ini. Harapannya, dengan inisiatif ini, para pelaku UMKM perempuan dapat bersaing di pasar digital yang semakin kompetitif.

Dalam program ini, Bukalapak bekerja sama dengan UN Women Indonesia menggelar acara bincang online inspirasional yang bertajuk 'Strategi Bukalapak Dukung Kartini-nya Produk Lokal'. Acara ini sendiri juga merupakan bagian dari program Rabu Lokal dari perusahaan.

Melalui acara yang digelar di Instagram Live tersebut, Bukalapak mengundang para pelaku usaha perempuan serta perwakilan UN Women Indonesia. Lewat acara ini, perusahan sekaligus mengimplementasikan WEP (Women's Empowerment Principles).

Untuk diketahui, WEP merupakan sekumpulan prinsip panduan bagi perusahaan mengenai cara mempromosikan kesetaraan gender dan pemberdayaan perempuan di tempat kerja, marketplace, maupun komunitas perusahaannya.

"Sebagai e-commerce yang tumbuh di dalam negeri, Bukalapak akan senantiasa menghadirkan dan mengembangkan platform teknologi yang aman dan nyaman demi mendorong potensi yang dimiliki oleh para pelaku usaha kecil dan menengah, termasuk tentunya para UMKM perempuan," tutur VP of Coporate Affairs Bukalapak Siti Sufintri Rahayu dalam keterangan resmi yang diterima, Kamis (22/4/2021).

Bentuk Komitmen Bukalapak

Program ini, menurut Siti, sekaligus menjadi bentuk komitmen Bukalapak memberdayakan para pelaku usaha Tanah Air yang menjadi tulang punggung perekonomian sekaligus berkontribusi meningkatkan inklusi ekonomi dengan memberdayakan lingkungan sekitarnya.

Bukalapak juga rutin mengadakan sesi edukasi untuk para pelaku usaha perempuan lewat acara Webinar Srikandi Komunitas Bukapalak. Acara ini digelar sejalan dengan data Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil & Menengah.

Kemenkop UKM menyatakan lebih dari 50 persen UMKM dimiliki perempuan. Karenanya, pemilik usaha perempuan perlu terus diberdayakan untuk meningkatan potensinya, yang juga berarti memperkuat ketahanan UMKM Indonesia.

(Dam/Isk)