Bukan COVID-19 atau Terorisme, Ini Ancaman Paling Ditakuti Rakyat Timur Tengah

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Riyadh - Survei terbaru menunjukan bahwa masalah pemerintahan gagal adalah ancaman yang paling ditakuti rakyat Timur Tengah. Pemerintah gagal dianggap lebih mengancam ketimbang nuklir Iran, Vurus Corona COVID-19, hingga terorisme Islam radikal.

Survei itu dilaksanakan oleh Arab News bersama YouGov yang melibatkan 3.097 responden. Sebanyak 66 persen warga Timur Tengah menilai pemerintah gagal sebagai ancaman terbesar.

Masalah pemerintah gagal terjadi di daerah Timur Tengah dalam beberapa dekade terakhir sehingga kebutuhan dasar tidak bisa terpenuhi. Salah satu contohnya adalah Suriah yang mengakibatkan banyak orang mengungsi.

Menurut jurnalis Baria Alamuddin, ada beberapa level kegagalan pemerintah. Pada satu sisi ada negara Timur Tengah yang mengalami perang saudara seperti Libya, Yaman, dan Suriah.

Ada pula negara yang sebetulnya tidak berperang tapi negaranya lumpuh, seperti Lebanon dan Irak.

Berikut enam hal yang dianggap ancaman terbesar bagi rakyat Timur Tengah berdasarkan survei Arab News bersama YouGov seperti dikutip Selasa (27/10/2020):

- Pemerintah gagal (66 persen)

- Pelambatan ekonomi (43 persen)

- Virus Corona (32 persen)

- Terorisme Islam Radikal (33 persen)

- Iran (20 persen)

- Kurangnya air bersih (18 persen)

Masalah Iran

Ilustrasi nuklir Iran (AFP)
Ilustrasi nuklir Iran (AFP)

Lebanon menjadi sorotan karena adanya faksi Hizbullah yang dituding menyulitkan penerapan solusi negara. Baria Alamuddin berkata polling-polling menunjukan banyak generasi muda Lebanon ingin pindah negara.

Iran terpantau tidak masuk tiga besar ancaman, tetapi ada beberapa negara yang melihat Iran sebagai ancaman serius, seperti Irak (48 persen), Yaman (42 persen), dan Lebanon (42 persen).

Baria menyebut negara-negara tersebut sedang mengalami krisis ekonomi dan kesehatan, serta harus menghadapi masalah dari pasukan paramiliter yang didukung Iran.

"Saya khawatir pada masalah di Lebanon dan Irak memiliki potensi untuk semakin parah sebelum ada prospek perbaikan," ujar Baria Alamuddin.

Harapan untuk Negara Barat

Donald Trump berjabat tangan dengan Pangeran Mohammed bin Salman, menteri pertahanan sekaligus wakil putra mahkota Arab Saudi  (AP)
Donald Trump berjabat tangan dengan Pangeran Mohammed bin Salman, menteri pertahanan sekaligus wakil putra mahkota Arab Saudi (AP)

Bagaimana dengan harapan ke negara barat? Survei menunjukan bahwa negara-negara barat, diharapkan memberdayakan pemuda Timur Tengah dan menyelesaikan konflik Arab-Israel.

Kedua isu itu menjadi yang teratas dalam survei dengan peroleh suara 44 persen.

Sementara, isu Iran dan perubahan iklim termasuk berada di posisi bawah.

Berikut 6 isu yang diharapakan rakyat Timur Tengah dari Amerika Serikat.

- Memberdayakan pemuda (44 persen)

- Menyelesaikan konflik Arab-Israel (44 persen)

- Meredam Virus Corona (37 persen)

- Meredam Iran dan Hizbullah (24 persen)

- Memberantas terorisme Islam radikal (24 persen)

- Perubahan iklim (17 persen)

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini: