Bukan Cuma Mobil, Lulusan Toyota Academy Juga Jago Bikin Robot

Yunisa Herawati
·Bacaan 2 menit

VIVAToyota sudah puluhan tahun ada di Indonesia, dan saat ini menjadi pemimpin pasar otomotif nasional. Kesuksesan yang mereka dapat tidak hanya berasal dari kelihaian membuat produk serta memasarkannya, namun juga proses transfer teknologi.

Sumber daya manusia yang berasal dari kalangan lokal sangat penting, karena mereka yang lebih memahami kondisi serta kebutuhan konsumen. Adanya transfer ilmu membuat mereka bisa berkreasi dan menciptakan ide, untuk masa depan dunia otomotif yang lebih baik.

Proses transfer tersebut dilakukan melalui Toyota Indonesia Academy, dan saat ini sudah berjalan selama lima tahun. PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia bahkan baru saja merayakan kelulusan 64 wisudawan TIA.

Jumlah itu terdiri dari 32 wisudawan D1 angkatan ke-5 jurusan Teknik Pemeliharaan Mesin Otomasi (TPMO) dan 32 wisudawan D2 angkatan ke-2 jurusan Tata Operasi Perakitan Kendaraan Roda 4, yang sudah tersertifikasi keahlian berstandar nasional dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi.

“Selama 5 tahun terakhir, kami melakukan transfer ilmu pengetahuan maupun teknologi melalui proses pembelajaran di TIA dengan mengedepankan kurikulum perguruan tinggi berbasis inovasi, demi menciptakan lulusan pendidikan nasional yang memenuhi tantangan global,” ujar Presiden Direktur TMMIN, Warih Andang Tjahjono melalui keterangan resmi, dikutip VIVA Otomotif Kamis 3 Desember 2020.

Agar para siswa lebih kompetitif, TIA akan mengikutkan mereka ke berbagai ajang kompetisi berskala internasional. Salah satunya, mahasiswa TIA dari jurusan Tata Operasi Perakitan Kendaraan Roda 4 bakal hadir di World Skill dengan kategori “Plastik Die Engineering” dan “Prototype Modelling” di Shanghai, China tahun 2022.

Mahasiswa TIA dilatih aktif menyalurkan ide dan inovasi dalam sistem produksi, agar efektivitas dan efisiensi pekerjaan dapat dicapai melalui perbaikan sistem dengan menciptakan alat yang mempermudah pekerjaan di lini produksi, bahkan di kehidupan sehari-hari.

Contohnya, kreativitas lulusan TIA diwujudkan dengan kehadiran Robot UV yang dapat membantu memutus rantai penyebaran virus COVID-19. Lulusan TIA dibantu para mentor membuat robot sebagai alat bantu sterilisasi ruangan dengan mematikan berbagai virus, tanpa harus melibatkan kontak manusia.