Bukittinggi antisipasi lonjakan sampah di saat libur Lebaran

Kota Bukittinggi Sumatera Barat sebagai kota wisata mengalami peningkatan pengunjung sejak awal Lebaran hingga saat ini, dan dibalik itu Pemkot setempat meminta jumlah sampah dapat dikurangi.

Pemerintah Kota Bukittinggi melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) meminta wisatawan yang datang tidak meninggalkan sampah kala berwisata di Bukittinggi.

"Kami minta wisatawan meminimalkan sampah. Sampai saat ini volume sampah tidak terlalu meningkat, petugas tetap bekerja setiap hari. Kendala ada pada pengantaran sampah yang terhalang kemacetan," kata Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Bukittinggi, Aldiasnur di Bukittinggi, Rabu.

Beberapa imbauan telah disampaikan, di antaranya agar pemudik dan wisatawan yang berkunjung menggunakan peralatan makan dan minum yang bisa digunakan berulang kali dan membuang sampah secara terpilah.

Baca juga: Volume sampah di Kota Bukittinggi mencapai 120 ton per hari

Baca juga: Volume sampah turun 10 ton perhari sejak PPKM di Bukittinggi

Aldiasnur mengatakan beberapa lokasi pusat keramaian akan mengalami kenaikan jumlah sampah seiring dengan terus dipadatinya Kota Bukittinggi.

"Mayoritas di pusat kota dan objek wisata, Jam Gadang, Jalan Sudirman, Taman Margasatwa dan Panorama, dan petugas akan lebih banyak bekerja di daerah itu," kata Aldiasnur yang sebelumnya menjabat sebagai Kasatpol-PP Bukittinggi.

Pendistribusian sampah dari Kota Bukittinggi, mengalami keterlambatan karena dipengaruhi arus lalu lintas yang macet menuju TPA Kota Payakumbuh.

"Jumlah kunjungan akan terus meningkat di Bukittinggi, kami sudah menempatkan tong sampah di seluruh pusat keramaian, mari sama menjaga kebersihan," kata Aldiasnur.

Sementara untuk warga Kota Bukittinggi, Kadis DLH meminta agar tetap disiplin menempatkan sampahnya di jam yang telah ditentukan.

"Imbauan ke masyarakat Bukittinggi agar membuang sampah pada jam di tentukan yaitu pukul 18.00 WIB hingga 22.00 WIB," ujarnya.

DLH Kota Bukittinggi juga telah menambah personel dan armada pengangkutan sampah sejak awal 2022.

Petugas kebersihan meskipun dalam libur Lebaran, masih tetap bekerja membersihkan area jalan di daerah itu.

"Pada malam takbiran, kami bersama petugas juga langsung memantau ke lapangan untuk memastikan volume sampah tetap terkendali dan pengelolaannya terus berjalan maksimal," kata Aldiasnur.

Sebelumnya, Wali Kota Bukittinggi juga meminta ke perantau dan wisatawan untuk saling menjaga kebersihan.

"Sampah menjadi tanggung jawab bersama, mari ikut berperan menjaga kebersihan kota, untuk perantau agar membuang sampah sesuai aturan berlaku, mari libur Lebaran minim sampah," kata Wako Erman Safar.*

Baca juga: Warga Bukittinggi dibimbing olah sampah rumah tangga

Baca juga: Bukittinggi targetkan 6.000 warga dalam Gerakan Memungut Sampah

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel