Bukti Lionel Messi Tajir Melintir, Butuh 3 Jam Saja untuk Dapatkan UMR Inggris

Bola.com, Jakarta - Lionel Messi masih menjadi sosok pesepak bola dengan berstatus terkaya. Keputusannya meninggalkan Barcelona dan bergabung ke PSG tahun lalu juga bukan tanpa alasan.

Lionel Messi tidak punya banyak klub pilihan untuk dituju karena memiliki tuntutan gaji yang sangat tinggi. Hanya ada dua klub yang diyakini sanggup membayarnya, dan Messi memutuskan pindah ke PSG.

Kepergian Messi dari Camp Nou dihiasi oleh drama. Ditarik ke belakang, tepatnya pada tahun 2020 lalu, Messi memang ingin meninggalkan Barcelona. Ia tidak puas dengan kepemimpinan Josep Maria Bartomeu saat itu.

Setelah kursi kepresidenan berpindah ke Joan Laporta, Lionel Messi berubah pikiran dan ingin bertahan di Barcelona. Pemain asal Argentina itu menunggu manuver Laporta untuk memperbaiki keuangan Barcelona dan memberinya kontrak baru.

Namun setelah dihitung-hitung kembali, Barcelona tetap tak bisa memberikan kontrak baru kepada pria asal Argentina itu. Bahkan ketika Messi sudah bersedia merelakan 50 persen uang yang diterimanya di kontrak lama. Jika dikontrak lagi, Barcelona bakal melanggar aturan salary cap dari La Liga.

Hanya PSG yang Sanggup

Penyerang Paris Saint-Germain (PSG) Lionel Messi (tengah) berebut bola dengan bek  Olympique Marseille Boubacar Kamara pada laga Liga Prancis pekan ke-32 di Parc des Princes, Senin (18/4/2022) dini hari WIB. PSG vs Marseille berakhir dengan skor 2-1. (FRANCK FIFE / AFP)
Penyerang Paris Saint-Germain (PSG) Lionel Messi (tengah) berebut bola dengan bek Olympique Marseille Boubacar Kamara pada laga Liga Prancis pekan ke-32 di Parc des Princes, Senin (18/4/2022) dini hari WIB. PSG vs Marseille berakhir dengan skor 2-1. (FRANCK FIFE / AFP)

Pada akhirnya, dan mau tak mau, Messi harus meninggalkan Barcelona pada musim panas tahun lalu. Ini adalah kali pertama Messi menapakkan kaki keluar dari Camp Nou sejak tahun 2000 silam.

Messi tidak memasang sikap berbaik hati. Ia tetap memasang tuntutan gaji yang tinggi. Tentu ia pantas untuk melakukannya, terlebih jika mempertimbangkan enam trofi Ballon d'Or yang telah diterimanya saat itu (sekarang tujuh).

Namun karena permintaan gaji yang sangat tinggi, opsi buat Messi pun jadi sangat terbatas. Hanya ada dua klub yang dinilai sanggup menampungnya pada saat itu, yakni Manchester City dan PSG. Messi memilih nama terakhir.

Atlet Termahal Dunia

Pemain PSG, Lionel Messi beserta istrinya, Antonela Roccuzzo dan putra mereka Thiago, Matteo dan Ciro tiba untuk Ballon d'Or ke-65 di Theater du Chatelet, di Paris, Senin, (29/11/2021). (AP Photo/Christophe Ena)
Pemain PSG, Lionel Messi beserta istrinya, Antonela Roccuzzo dan putra mereka Thiago, Matteo dan Ciro tiba untuk Ballon d'Or ke-65 di Theater du Chatelet, di Paris, Senin, (29/11/2021). (AP Photo/Christophe Ena)

Dilansir dari Daily Star, PSG berani menggaji Messi sebesar 97,5 juta pounds setiap tahunnya. Artinya, Messi bisa mengantongi uang sebesar 267 ribu pounds per hari, dan 185 pounds setiap menitnya. Ini membuat Messi jadi atlit termahal di dunia versi Forbes.

Kekayaan Messi selama memperkuat PSG sangat berlimpah. Bahkan menurut riset Betsperts, Messi bisa menerima upah standar di Inggris dalam waktu kurang dari tiga jam saja. Upah standar rata-rata di Inggris sendiri sebesar 38 ribu pounds per tahun.

Sayang, gaji setinggi itu tidak setimpal dengan kontribusi Messi buat PSG, setidaknya sampai saat ini. Ia diharapkan mampu jadi kunci meraih gelar Liga Champions. Namun yang terjadi justru PSG tersingkir di babak 16 besar.

Musim yang Berat

Pemandangan aneh terjadi pada Lionel Messi. Meski berstatus megabintang dan pemain terbaik dunia namun La Pulga tak lepas dari cemoohan dari fans PSG yang kecewa lantaran klub kesayangannya gagal bersaing di Liga Champions. (AFP/Frank Fife)
Pemandangan aneh terjadi pada Lionel Messi. Meski berstatus megabintang dan pemain terbaik dunia namun La Pulga tak lepas dari cemoohan dari fans PSG yang kecewa lantaran klub kesayangannya gagal bersaing di Liga Champions. (AFP/Frank Fife)

Baru-baru ini, Lionel Messi buka-bukaan kesulitan yang dihadapinya saat awal-awal pindah dari Barcelona ke Paris Saint-Germain. Dia bahkan mengaku pernah menangis bersama dengan istrinya, Antonela Roccuzzo.

Lionel Messi meninggalkan Barcelona setelah menghabiskan 17 tahun di Camp Nou dengan status bebas transfer. PSG bergerak cepat memboyongnya ke Paris.

Banyak yang memprediksi Messi akan menyuguhkan pengaruh instan di PSG, seperti yang dilakukannya di Barcelona. Namun, yang terjadi justru sebaliknya, debut La Pulga di PSG kurang begitu mengesankan.

“Untungnya, adaptasi anak-anak spektakuler. Kami selalu merasakan takut anak-anak bakal kesulitan dengan perubahan itu. Ternyata, malah sebaliknya. Mereka sangat mudah beradaptasi. Mereka cepat beradaptasi di sekolah, dengan teman-teman, hari ke hari,” terang Messi.

Sumber: Daily Star, Betsperts

Disadur dari: Bola.net (Yaumil Azis, published 1/6/2022)

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel