Buku "The 10 New Bali" edisi kedua diluncurkan di Singapura

·Bacaan 2 menit

Buku "The 10 New Bali" edisi kedua diluncurkan di Singapura dihadiri Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno, Duta Besar RI untuk Singapura Suryo Pratomo serta Direktur Jenderal Amerika dan Eropa Kementerian Luar Negeri RI Ngurah Swajaya yang juga merupakan inisiator dari pembuatan buku.

"Buku 'The 10 New Bali' merupakan bagian dari jawaban keinginan Presiden Joko Widodo untuk memperkenalkan daerah-daerah wisata di Indonesia yang tidak kalah indah dan cantiknya dengan Bali," kata Dubes Suryo Pratomo dalam keterangan pers KBRI Singapura, Kamis.

Ia menyatakan buku tersebut mempromosikan wisata dan keindahan alam Indonesia, sekaligus masyarakat lokal serta budaya daerah setempat.

Buku edisi kedua dinilai tampil lebih menarik dengan beberapa tambahan informasi esensial, peta berilustrasi, QR Code untuk mengakses Website Dolanesia (www.dolanesia.travel) serta lebih dari 500 foto Indonesia.

Untuk di Indonesia, buku ini telah tersedia di toko buku Kinokuniya, sementara untuk di Singapura dapat diakses pada https://linktr.ee/dolanesia atau melalui Shopee Singapura.

Selain dalam bahasa Inggris, buku itu juga diterjemahkan ke dalam bahasa Rusia. Rencananya, juga akan dialihbahasakan ke bahasa Mandarin, Arab, Prancis dan Spanyol.

Direktur Jenderal Amerika dan Eropa Kementerian Luar Negeri Ngurah Swajaya menyatakan meski saat ini belum memungkinkan bagi masyarakat melakukan perjalanan wisata, namun dengan informasi yang memadai dan ditampilkan secara menarik seperti yang terdapat dalam buku The 10 New Bali, maka diharapkan dapat semakin meningkatkan minat wisatawan asing ke Indonesia nantinya.

"Buku ini juga bertujuan untuk menginfokan kepada calon investor bahwa mereka dapat berinvestasi pada daerah-daerah tujuan wisata tersebut," kata Ngurah.

Pada kesempatan yang sama, Menparekraf Sandiaga Uno menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang terlibat dalam pembuatan buku The 10 New Bali atas upayanya dalam mempromosikan tempat-tempat wisata di Indonesia.

"Saya harap peluncuran foto-foto 10 New Bali ini dapat menjadi media promosi bagi wisatawan mancanegara dan juga tamu-tamu VVIP," kata dia.

Buku tersebut diharapkan dapat membantu perkembangan dan kemajuan pariwisata Indonesia agar lebih dikenal di banyak negara dan mampu menjadi daya tarik untuk para wisatawan mengetahui destinasi eksotis lainnya di Indonesia, serta menjadi referensi bagi para investor dalam berinvestasi di sektor pariwisata, katanya.

Baca juga: KBRI Singapura ajak diaspora turut promosikan pariwisata Indonesia
Baca juga: Menparekraf-KBRI ajak masyarakat Singapura wisata virtual ke Bromo
Baca juga: Sandiaga: Penurunan kasus COVID-19 sinyal pembukaan pariwisata Bali

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel