Buku SD Berbau Pornografi Harus Segera Ditarik

Liputan6.com, Jakarta: Buku cerita berjudul "Tambelo Kembalinya si Burung Camar" dan "Tidak Hilang Sebuah Nama" adalah buku bacaan pelengkap untuk siswa sekolah dasar. Tapi, isinya tidak sesuai dengan usia anak-anak. Di beberapa halaman ditemukan cerita tentang hubungan suami-isteri.

Beredanya buku bacaan untuk siswa SD yang berbau pornografi dan kekerasan ini, sangat disayangkan banyak pihak, termasuk Federasi Guru Indonesia, Jawa Barat. Apalagi buku ini bagian dari proyek dana alokasi khusus provinsi yang dibagikan Maret lalu.

Direktur Jenderal Pendidikan Dasar Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Suyanto, Kamis (14/6) mengatakan, pengadaan buku itu menjadi tanggung jawab Dinas Pendidikan setempat.

Tidak hanya di Jabar, buku berbau porno juga beredar di sejumlah SD di Solo, Jawa Tengah. Namun, penerbitnya PT Era Adicitra Intermedia sudah minta maaf.(IAN)