Bulan Ramadan Dianggap Momen Tepat Ganti Smartphone

Merdeka.com - Merdeka.com - Xiaomi baru saja melakukan survei Ramadan 2022. Survei ini dilakukan 14-17 April 2022 kepada 543 responden dengan rentang usia 20-35 tahun. Lantas, bagaimana hasilnya? Dalam keterangan persnya, Rabu (27/4), sebanyak 43.1 persen responden memilih periode bulan Ramadan menjadi saat yang tepat untuk mengganti smartphone baru.

Ada beberapa alasan kenapa masyarakat memilih untuk upgrade smartphone, dimana 51.2 persen menyatakan smartphone yang dimiliki sudah waktunya diperbaharui, sementara 35.4 persen responden menyatakan ingin menikmati inovasi teknologi yang lebih baru.

Dari sisi harga smartphone yang hendak dibeli pada saat lebaran, mayoritas responden, 74.9 persen memilih smartphone dengan rentang harga 2 juta sampai dengan 4 juta rupiah. Hal ini tidak mengherankan, mengingat segmen entry-mid range merupakan segmen terbesar yang menjadi favorit masyarakat.

Menurut responden, sebanyak 45.1 persen menjawab bahwa momen Ramadhan ini merupakan kesempatan bagi mereka mendapatkan penawaran terbaik untuk smartphone pilihan mereka, disamping itu 20.1 persen menyatakan bahwa momen Ramadhan ini merupakan waktu yang terbaik karena mereka baru saja mendapatkan Tunjangan Hari Raya (THR).

Sementara soal faktor penting yang harus ada di dalam smartphone pilihan, 77.5 persen menginginkan smartphone compact yang memiliki desain menarik dan elegan, serta 48.4 persen menginginkan perangkat kamera yang mumpuni. Bicara soal kamera, menariknya adalah 51.9 persen responden menginginkan untuk dapat mengabadikan foto bersama pada saat hari raya Idul Fitri dengan menggunakan smartphone baru.

Hasil ini cukup dominan dibandingkan 13 persen responden yang ingin menggunakan smartphone baru mereka untuk video call dengan teman atau keluarga, serta 11.9 persen responden ingin menikmati bermain game menggunakan smartphone baru mereka. Lalu, bagaimana dengan Anda? [faz]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel