Bulan Ramadhan, Main PS dan Game Online Dilarang di Banda Aceh

Lis Yuliawati, Dani Randi (Banda Aceh)
·Bacaan 1 menit

VIVA – Pemerintah Kota Banda Aceh melarang warganya untuk bermain play station (PS) dan game online selama bulan ramadhan. Untuk menjalankan aturan tersebut, Satuan Polisi Pamong Praja dan Wilayatul Hisbah diturunkan guna mengawasi aktivitas warga.

Wali Kota Banda Aceh, Aminullah Usman mengatakan, selain bermain game, tempat karaoke, warung makan, biliar dan salon juga tidak diizinkan dibuka sejak pukul 09.00 WIB – 16.00 WIB.

Kemudian semua tempat usaha diminta tutup mulai salat Isya sampai selesai salat tarawih dan dapat dibuka kembali khusus pada bulan Ramadhan mulai pukul 21.30-24.00 WIB.

"Tidak menggelar karaoke, mengoperasikan permainan biliar, playstation, berbagai jenis game online dan hiburan lainnya selama bulan suci Ramadhan. Salon hanya dibuka pukul 09.00-16.00 WIB. Semua akan kita awasi bersama," kata Aminullah, Rabu, 14 April 2021.

Terkait Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) selama bulan ramadhan di Banda Aceh, telah diputuskan oleh Forkopimda, bagi warga untuk melaksanakan puasa, makan sahur dan buka puasa, salat berjamaah tarawih dan tadarus dalam masa COVID-19 disesuaikan dengan protokol kesehatan.

Aminullah juga meminta semua pihak untuk mematuhi keputusan Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Aceh yang telah mengeluarkan Tausiyah Nomor 2 Tahun 2021 tentang Pelaksanaan Ibadah Bulan Ramadhan dan Kegiatan Keagamaan lainnya Tahun 1442 Hijriah.

"Dalam salah satu poinnya, MPU Aceh meminta kepada setiap komponen masyarakat untuk tidak melaksanakan kegiatan keramaian seperti duduk kumpul-kumpul bersama di jalan, buka puasa bersama, sahur bersama, safari subuh, dan lain-lain," katanya.