Bulog DIY jamin stok komoditas pokok aman jelang libur akhir tahun

Adi Lazuardi

Perum Badan Urusan Logistik Divisi Regional Daerah Istimewa Yogyakarta memastikan stok komoditas pokok di daerahnya aman untuk mencukupi kebutuhan masyarakat menjelang masa libur akhir tahun.

"Masyarakat tidak perlu khawatir dengan pasokan stok pangan di DIY dan sekitarnya. Kami sudah siapkan stoknya cukup," kata Kepala Kanwil Perum Bulog DIY Juaheni saat jumpa pers dalam acara pengenalan "Beras Fortivit" di Yogyakarta, Rabu.

Ia menyadari harga bahan pangan biasanya mulai merangkak naik setiap menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) khususnya di bulan Desember yang bersamaan dengan momentum Natal dan Tahun Baru sekaligus musim liburan sekolah.

Hal itu masih ditambah dengan musim panen di DIY yang belum serentak.

Meski demikian, ia memastikan ketersediaan beberapa komoditi pangan yang di kuasai oleh Bulog seperti beras, minyak goreng, gula pasir, tepung terigu, hingga daging seluruhnya dalam kondisi cukup.

Ia menyebutkan stok cadangan beras pemerintah yang ada di gudang Bulog DIY di seluruh wilayah kerjanya yang meliputi eks Karesidenan Banyumas dan Kedu mencapai 40.000 ton.

Menurut Juaheni, persediaan itu cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat hingga empat bulan ke depan sembari menunggu masa panen pertama awal tahun depan.

"Stok komoditi selain pangan pokok seperti gula pasir, minyak goreng, tepung terigu, dan daging stoknya sangat memadai yang rata-rata mencukupi untuk tiga sampai empat bulan ke depan," kata dia.

Selain itu, dia menambahkan, saat ini Perum Bulog juga telah berinovasi dengan meluncurkan beras bervitamin yang diberi merek "Beras Fortivit".

Beras bervitamin itu dimunculkan untuk menjawab isu stunting atau kekerdilan yang muncul belakangan ini dan diharapkan dapat menjadi langkah preventif serta meningkatkan taraf pemenuhan kecukupan gizi bagi seluruh lapisan masyarakat.

"Ini sangat mendukung bagi pemenuhan masyarakat akan kebutuhan nutrisi dalam konsumsi sehari-hari, khususnya bagi masyarakat yang membutuhkan banyak tambahan nutrisi seperti ibu hamil dan menyusui serta anak-anak yang sedang dalam masa pertumbuhan," kata dia.

Menurut dia, masyarakat dapat mulai memperoleh beras bervitamin di seluruh outlet penjualan terafiliasi dengan Perum Bulog, seperti RPK, modern mart serta outlet lainnya mulai awal tahun 2020 di seluruh wilayah kerja Perum Bulog Kanwil DIY.