Bulog kembali gelar sentra vaksinasi COVID-19 dosis kedua

·Bacaan 1 menit

Perum Bulog bekerja sama dengan Mulia Health and Dental Care (MHDC) Group kembali menggelar Sentra Vaksinasi Covid-19 gratis dosis kedua untuk memenuhi minat dari warga DKI Jakarta.

Kegiatan tersebut sekaligus sebagai upaya membantu pemerintah dalam mengejar pembentukan herd immunity (kekebalan kelompok) yang sangat diperlukan untuk mengatasi pandemi Covid–19.


“Bulog terus mendukung penuh program pemerintah agar target vaksinasi kepada masyarakat dapat terpenuhi sehingga kekebalan tubuh secara komunal segera terbentuk dan angka kasus Covid-19 dapat ditekan”, ujar Direktur Human Capital Perum Bulog Purnomo Sinar Hadi dalam keterangannya di Jakarta, Kamis.

Kegiatan sentra vaksinasi ini dilaksanakan selama tiga hari mulai tanggal 2 sampai dengan 4 September 2021 dengan target harian sebanyak 300 peserta dan target total sebanyak 1.000 peserta.

“Ini merupakan bentuk nyata perhatian kami terhadap masyarakat, kita harus bahu membahu mengajak dan mengingatkan keluarga, saudara, teman ataupun tetangga kita untuk segera mendapatkan vaksin”, kata Purnomo.

Sementara itu, Direktur MHDC Group Maemunah Ali menjelaskan pelaksanaan vaksinasi kali ini khusus untuk dosis kedua, jadi merupakan lanjutan dari pelaksanaan sebelumnya.


“Semua bisa melaksanakan kegiatan ini selama memenuhi persyaratan kesehatan dan sudah mendapat vaksin dosis pertama yang dibuktikan dengan menunjukkan sertifikat vaksin pertama,” terang Maemunah.

Program vaksinasi kedua yang digelar Bulog ini mendapat antusiasme dari masyarakat. Hal ini terlihat dari jumlah vaksin yang disediakan pada hari pertama terealisasi 95 persen.

Baca juga: Bulog gelar sentra vaksinasi bantu percepat kekebalan kelompok
Baca juga: Menko PMK: Beras PKH untuk bantu warga saat pandemi COVID-19
Baca juga: Perum Bulog jamin kualitas beras untuk keluarga penerima manfaat

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel