Bulog Pastikan Harga Daging Pasca Lebaran Mulai Stabil

Merdeka.com - Merdeka.com - Direktur Utama Perusahaan Umum Badan Urusan Logistik (Perum Bulog) Budi Waseso mengatakan, harga daging menjelang Lebaran 2022 memang bergejolak. Meski demikian, dia memastikan saat ini harganya sudah kembali stabil.

"Daging harganya bergejolak tapi ini sudah mulai stabil," kata Budi di Jakarta, Selasa (10/5).

Dia menjelaskan, harga daging di pasar tradisional berbagai wilayah menjelang Lebaran melonjak hingga Rp 170.000 per kilogram. Untuk menyiasati hal tersebut melakukan intervensi dengan menjual harga daging kerbau beku seharga Rp 80.000 - Rp 85.000 per kilogram.

"Kemarin kita suplai pasar basah dengan harga Rp 80.000 - Rp 85.000 per kilogram," imbuhnya.

Menjelang lebaran kemarin, Pemerintah melalui BUMN telah mengintervensi kebutuhan daging untuk menekan gejolak harga. Antara lain melalui Perum Bulog dengan impor daging beku dari India dan PT BERDIKARI.

"Bukan hanya Bulog tapi PT BERDIKARI juga menyiapkan stok daging baik yang lokal maupun impor," kata dia.

Dia menegaskan, impor daging tersebut dilakukan agar bisa memenuhi kebutuhan masyarakat. Dia berharap pemenuhan kebutuhan melalui impor daging ini tidak berlangsung selamanya.

"Kita impor ini karena ada kekurangan suplai, mudah-mudahan nanti akan terpenuhi dari dalam negeri," kata dia. [azz]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel