BULOG Sumut gelontorkan bahan pokok untuk pasar murah jelang Natal

·Bacaan 1 menit

Perum BULOG Sumatera Utara mulai dan terus menggelontorkan berbagai bahan pokok untuk keperluan kegiatan pasar murah menjelang Natal dan tahun baru di 10 kabupaten/kota provinsi itu.

"Stok bahan pokok BULOG Sumut cukup aman untuk mendukung kegiatan pasar murah. BULOG sudah menggelontorkan berbagai bahan pokok untuk kegiatan pengendalian harga jelang Natal dan tahun baru," ujar Pemimpin Wilayah Perum BULOG Sumut, Arif Mandu di Medan, Senin.

Menurut dia, stok bahan pokok BULOG Sumut cukup aman hingga untuk akhir tahun 2021 bahkan awal 2022.

Dengan stok yang aman, maka pasokan untuk pasar murah Pemprov Sumut dijamin lancar.

Stok cadangan beras pemerintah (CBP) Sumut masih ada 9.825 ton dan komersial 887,69 ton.

Stok gula juga cukup aman atau 270,27 ton dan daging beku impor sebanyak 29,76 ton.

Minyak goreng yang pengadaannya dari lokal juga masih lumayan banyak.

"BULOG siap mendukung kegiatan pasar. murah yang digelar Pemprov di 10 kabupaten kota untuk pengamanan ketersediaan dan menekan gejolak harga," katanya.

Penjabat Sekda Provinsi Sumut, Afifi Lubis, mengatakan, Pemerintah Provinsi Sumut menggelar pasar murah di 10 kabupaten/kota Sumut itu sejak 17-26 November 2021.

Sepuluh kota/kabupaten yang menggelar pasar murah itu yakni Kota Medan, Binjai, Pematangsiantar, Kabupaten Deliserdang, Karo, Dairi, Toba, Samosir, Labuhanbatu Selatan dan Padanglawas.

‌Daerah itu ditetapkan sebagai lokasi pasar murah karena melihat data menyangkut soal ketersediaan bahan pokok, tren gejolak harga hingga jarak dari pusat distribusi.

"Pasar murah kali ini diupayakan difokuskan pada komoditas minyak goreng yang harga jualnya sedang naik terus dampak harga bahan baku CPO (crude palm oil) naik terus, "katanya.

Sedikitnya ada 22.000 liter minyak goreng yang akan digelontorkan dalam kegiatan pasar murah di Sumut.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel