BUMD DKI Ini Dapat Penghargaan Tata Kelola Perusahaan

·Bacaan 1 menit
Deretan gedung perkantoran di Jakarta, Senin (27/7/2020). Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan pertumbuhan ekonomi di DKI Jakarta mengalami penurunan sekitar 5,6 persen akibat wabah Covid-19. (merdeka.com/Iqbal S. Nugroho)

Liputan6.com, Jakarta - BUMD milik Pemprov DKI Jakarta yakni Bank DKI mendapatkan penghargaan sebagai 1st The Best Indonesia GCG Award VI 2021 Category BPD BUKU 3 Non Public Company.

Kegiatan tersebut diselenggarakan Economic Review, Indonesia Asia Institute, Ideku Group dan Perkumpulan Perempuan Pemimpin Indonesia.

"Penghargaan ini juga tidak lepas berkat adanya dukungan pemegang saham dan pemangku kepentingan, termasuk nasabah, mitra kerja serta masyarakat luas," kata Direktur Kepatuhan Bank DKI, Ateng Rivai dalam keterangannya, Minggu (7/2/2021).

Lanjut dia, penghargaan tersebut bentuk apresiasi dalam menerapkan komitmen tata kelola perusahaan pada setiap tingkatan organisasi dan aktivitas perusahaan.

"Penerapan GCG yang bertujuan untuk memenuhi kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan yang berlaku dan aspek corporate behaviour yang mengedepankan etika bisnis dalam berinteraksi dengan seluruh pemangku kepentingan," ucapnya.

Sementara itu, Bank DKI ikut serta dalam penyaluran bantuan sosial tunai (BST). Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menyatakan pihak Bank DKI yang akan mengaturnya, sebab daftar terima sudah disediakan.

"Pendataannya, semua warga DKI Jakarta sudah terdaftar di Dukcapil dan sudah otomatis dimasukkan ke Bank DKI," kata Riza di Balaikota, Jakarta Pusat, Rabu (6/1/2021).

Penyaluran Bansos

Sedangkan untuk pendataan dan pembuatan kartu Bank DKI sudah mulai dilakukan dan nantinya masyarakat dapat melakukan penarikan sendiri melalui mesin ATM yang ada di wilayah Ibu Kota.

"Dalam 10 hari ke depan akan dibagikan kartunya dan kemudian kartu ini, kartu ATM, bisa diambil di (mesin) ATM-ATM di seluruh wilayah Jakarta," ucapnya.

Lanjut dia, untuk proses pengambilan kartu akan disiapkan, misalnya di sejumlah sekolah yang telah disiapkan oleh Bank DKI.

"Kita nanti akan siapkan sekolah di sekitar warga, (kartu ATM) diambil di sekolah. Jadi harus ketemu langsung, face to face. Sudah disiapkan daftarnya, tanggal berapa datang, ke mana, nanti diatur," jelasnya.

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini: