BUMD Jabar-Tourism Malaysia kerjasama promosi pariwisata

Adi Lazuardi
·Bacaan 2 menit

BUMD milik Pemprov Jawa Barat (Jabar) yakni PT.Jasa dan Kepariwisataan Jabar (Perseroda) atau Jaswita Jabar, menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan Tourism Malaysia terkait kerja sama pariwisata dalam kegiatan promosi baik di Malaysia maupun di Indonesia, khususnya di Jawa Barat, di Grand Hotel Preanger (GHP),Kota Bandung, Rabu.

Tourism Malaysia adalah organisasi di bawah Kedutaan Besar Malaysia yang fokus di bidang pariwisata yang sebelumnya telah menjalin komunikasi kesepakatan dengan ASITA (association of the Indonesian tours & Travel agencies).

Saat ini, Tourism Malaysia berencana membuka kerja sama dengan badan usaha milik pemerintah yang fokus kepada industri pariwisata di Indonesia, khususnya di jawa Barat.

Direktur Utama PT Jasa dan Kepariwisataaan Deni Nurdyana Hadimin, mengatakan penandatangan nota kesepahaman ini bertujuan untuk meningkatkan kerja sama antara Jaswita Jabar dengan Tourism Malaysia dalam melakukan kegiatan promosi baik di Malaysia maupun di Indonesia (Jawa Barat).

"Khususnya dalam meningkatkan jumlah jemaah umroh dari Indonesia (Jawa Barat), sekaligus mengoordinasikan kegiatan kerjasama di bidang pendidikan, khususnya dalam bentuk pertukaran pelajar dan program magang untuk sekolah menengah di Jawa Barat ke Malaysia, begitupun sebaliknya," kata Deni.

Deni menjelaskan bahwa kerjasama ini merupakan upaya Jaswita Jabar untuk melebarkan sayap di bisnis pariwisata yang akan diperkuat dengan kerja sama melalui Tourism Malaysia.

"Kerja sama ini tentu sangat menguntungkan, karena bisnis pariwisata yang dijalankan oleh Jaswita Jabar akan diperkuat dengan kerjasama yang akan dilakukan dengan pihak Tourism Malaysia yang nantinya akan mempromosikan pariwisata Jawa Barat khususnya di dalam pemasaran paket jemaah umroh dan pertukaran pelajar menengah di Jawa Barat ke Malaysia begitupun sebaliknya," ujarnya.

Selain itu, kata Deni, kerja sama dengan Tourism Malaysia diharapkan dapat membuka akses wisatawan mancanegara, untuk berkunjung ke berbagai destinasi di Jawa Barat.

“Kami berharap dengan adanya kerjasama ini dapat membantu Jaswita Jabar mempromosikan destinasi wisata yang ada di Indonesia khususnya Jawa Barat ke kancah Internasional. Ini otomatis dapat meningkatkan brand image Jaswita Jabar di bidang pengelolaan jasa perjalanan wisata," kata dia.

Kunjungan wisatawan asal Malaysia dan Singapura ke Jawa Barat selama ini menduduki peringkat tertinggi, karena adanya penerbangan langsung dari kedua negara tersebut ke Kota Bandung sebagai pintu masuk Jawa Barat

Hal tersebut, kata Deni, mendasari kegiatan penandatangan kesepahaman antara PT Jasa dan kepariwisataan Jabar dengan Tourism Malaysia pada hari ini di Grand Hotel Preanger Bandung sebagai upaya dalam mempersiapkan dibukanya Kembali kunjungan wisatawan dari dua negara.

Penandatangan Kerjasama ini dilakukan oleh Direktur Utama PT Jasa dan kepariwisataaan Deni Nurdyana Hadimin dan Director Tourism Malaysia Roslan Othman dan dihadiri oleh perwakilan dari Biro BUMD dan Investasi Irfan Hadisiswanto, Menteri di Kedutaan Besar Malaysia Jakarta bapak Mohd Fuad Mat Sari, Haryanti abu bakar, Ketua Umum ASITA N Rusmiati, serta Mitra Pariwisata.

Selain penandatangan tersebut pada hari yang sama ditandatangani pula kerja sama mitra strategis untuk pasar inbound-outbound antara PT Jasa dan Kepariwisataan Jabar dengan Mr Andi Tan selaku konsultan perjalanan wisata untuk pasar di negara-negara asia pasifik sekaligus sebagai Direktur Kinerja Global Indonesia.

Dengan adanya kemitraan ini diharapkan dapat mendukung juga kerja sama Jawa Barat dan Malaysia.