BUMN dukung festival seni, musik dan kuliner Nusantara di Belanda

Badan usaha milik negara (BUMN) mendukung festival yang semarak dengan seni tari, musik, sastra dan kuliner Nusantara di Belanda bernama Tong-Tong Fair 2022.

“Saya mengapresiasi semua BUMN yang ikut mendukung festival ini dengan membawa mitra UMKM binaannya. Semoga, acara ini dapat menjadi wadah bagi BUMN untuk mendukung UMKM bisa go global dan naik kelas,” kata Menteri BUMN Erick Thohir dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Senin.

Tong-Tong Fair menjadi salah satu festival paling potensial untuk mempromosikan ekonomi dan pariwisata Indonesia di Belanda. Setiap tahun, Tong Tong Fair dikunjungi oleh lebih dari 80 ribu pengunjung. Festival Tong Tong Fair kali ini dimeriahkan oleh beberapa BUMN lain seperti BNI, BRI, Mandiri, Pertamina, dan Telkom.

Baca juga: Pameran Indonesia Tong Tong Fair kembali digelar di Belanda

Erick menyampaikan gelaran ini tergolong megah sehingga cocok untuk mempromosikan ekonomi dan pariwisata Indonesia kepada masyarakat dan diaspora Indonesia di Belanda. Di samping itu, Tong-Tong Fair telah memiliki sejarah penyelenggaraan acara yang cukup Panjang sejak 1959.

Festival tersebut dapat menjadi wadah untuk business matching antara pelaku UMKM dengan calon mitra luar negeri. Terlebih, Belanda memiliki jumlah diaspora yang besar dan juga telah memiliki jaringan yang kuat baik di Belanda maupun lintas negara Uni Eropa.

Kementerian BUMN melalui BNI, BRI, Mandiri, Pertamina, dan Telkom memboyong komoditas unggulan 57 UMKM Binaan BUMN ke Roemah BUMN di lokasi penyelenggaraan Tong Tong Fair 2022.

Baca juga: Kementerian BUMN-Pertamina dorong UMKM go global di Festival Tong Tong

Terdapat lebih dari 500 komoditas yang dibawa yang terdiri atas fesyen, homedecor, handycraft dan aksesories yang menjadi daya tarik bagi pengunjung Tong Tong Fair 2022.

BNI juga menghadirkan secara langsung pemilik Minaqu Indonesia yaitu Ade Wardana Dinata yang merupakan UMKM Xpora BNI yang sukses memasarkan tanaman hias Indonesia ke benua Amerika, Asia, dan Eropa termasuk Belanda.