BUMN Jasindo Tawarkan Pensiun Dini ke Karyawan, Ada Apa?

Merdeka.com - Merdeka.com - Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) meluruskan kabar yang beredar terkait aksi Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) oleh PT Asuransi Jasa Indonesia (Jasindo). Diketahui, Jasindo sendiri merupakan anggota holding BUMN asuransi dan pembiayaan di bawah Indonesia Financial Group (IFG).

Staf Khusus Menteri BUMN, Arya Sinulingga menegaskan, Jasindo tidak melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) bagi karyawannya. Melainkan program pensiun dini bagian dari transformasi SDM untuk meningkatkan kinerja perusahaan.

"Mereka (Jasindo) tuh nawarin pensiun dini untuk karyawannya. Tapi itu pun (karyawan) yang non struktural," kata Arya kepada awak media di Jakarta, Kamis (17/11).

Arya mengatakan, program pensiun dini yang disodorkan Jasindo juga bersifat sukarela. Sehingga, karyawan berhak menolak.

"Dan itu pun bisa diterima bisa ngga," ungkapnya.

Lakukan Seleksi

Meski begitu, Jasindo akan melakukan seleksi terhadap pejabat non struktural yang menyetujui program pensiun dini.

"Jadi, ada seleksi juga dari mereka. Tapi itu yang (jabatan) non struktural ya," pungkasnya.

Sebelumnya, kabar PHK massal yang menimpa karyawan Jasindo beredar luar di grup WhatsApp. Salah satu sumber Jasindo menyebut aksi PHK PHK bagian dari upaya perusahaan dalam rangka penyehatan keuangan. [idr]