BUMN Pangan telah salurkan 27 juta liter minyak goreng ke pasar rakyat

·Bacaan 2 menit

PT Rajawali Nusantara Indonesia (Persero) atau Holding BUMN Pangan ID Food telah menyalurkan 27 juta liter minyak goreng ke pasar rakyat.

Direktur Utama PT RNI (Persero) Frans Marganda Tambunan, dalam keterangan tertulis di Jakarta, Selasa, mengatakan hingga tanggal 17 April 2022, ID Food telah mendistribusikan minyak goreng di seluruh Indonesia sebanyak 27,29 juta liter terdiri atas 23,18 juta liter minyak goreng curah, 4,07 juta liter minyak goreng kemasan, 34.660 liter minyak goreng jerigen.

“Kami upayakan merata dalam pendistribusian minyak goreng mulai Sumatera hingga Papua untuk memenuhi kebutuhan masyarakat,” kata Frans.

Pendistribusian minyak goreng di Sumatera telah mencapai 3,52 juta liter minyak curah dan 17.844 liter minyak kemasan. Pasokan minyak goreng ke Aceh tercatat 1,28 juta liter curah dan 63.732 liter minyak goreng kemasan.

Pasokan ke Lampung ID Food telah mendistribusikan sebanyak 3,46 juta liter minyak goreng curah dan 754.505 liter minyak goreng kemasan. Pendistribusian minyak goreng ke Riau dan Jambi terealisasi 907.349 liter minyak curah, begitupun Bengkulu terdistribusi 57.569 liter minyak goreng curah.

Di wilayah Jakarta, Jawa, Bali dan Nusa Tenggara, Frans lebih lanjut merinci ID Food telah mendistribusikan di Banten 724.030 liter minyak goreng curah, 4.700 liter minyak jerigen, dan 517.226 liter minyak goreng kemasan.

Baca juga: ID FOOD: Pendistribusian minyak goreng sudah tembus 11 juta liter

Sementara itu pasokan minyak goreng di wilayah DKI Jakarta tercatat 1,95 juta liter curah, 9.600 minyak goreng jerigen, dan 614.459 liter minyak goreng kemasan.

Pasokan minyak goreng di wilayah Jawa, lanjut Frans, telah terdistribusi sebanyak 8,99 juta liter minyak goreng curah, 1,74 juta liter minyak kemasan, dan 20.360 liter minyak jerigen. Sementara di Bali tersalurkan 156.444 liter minyak curah dan 24.240 liter minyak kemasan. Di Nusa Tenggara teralokasi 37.176 liter minyak goreng kemasan.

Frans menambahkan ID Food juga mendistribusikan pasokan minyak goreng ke Kalimantan sebanyak 1,17 juta liter minyak curah dan 56.064 liter minyak kemasan. Sedangkan ke Sulawesi sebanyak 793.640 liter minyak curah dan 162.712 liter minyak kemasan. Khusus wilayah Papua,terdistribusi 54.000 liter minyak kemasan.

“ID Food berkolaborasi dengan Kementerian Perdagangan, Kemenko Perekonomian, Kementerian Perindustrian, Badan Pangan Nasional, Pasar Jaya, Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI) dan Pemangku Kepentingan lainnya dalam mendistribusikan minyak goreng,” kata Frans.

Kendati harga minyak goreng masih bervariasi di ritel, Frans menilai harga minyak goreng masih berpengaruh pada faktor harga komoditas global.

Baca juga: Holding BUMN Pangan berkomitmen jaga ketersediaan minyak goreng

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel